Suara.com - Seorang wanita mengadu kepada sang kekasih temannya baru saja mendapatkan buket bunga dari pacarnya.
Sang kekasih berjanji untuk membelikannya juga. Namun bukan buket bunga yang diberikan, justru bunga hidup berikut pot yang diberikannya.
Kisah itu dibagikan oleh salah satu akun TikTok hingga viral di media sosial.
Awalnya, si wanita menunjukkan unggahan akun Instagram milik temannya yang baru saja mendapatkan buket bunga dari kekasihnya.
"Sayang, lihat deh teman aku dikasih cowoknya buket bunga. Padahal enggak ada momen apapun (nunjukin story IG teman)" tulisnya dalam video seperti dikutip Suara.com, Senin (30/8/2021).
Dengan santai, sang kekasih langsung menyanggupi akan memberikan bunga juga untuk wanitanya itu.
"Iya besok aku beliin kamu bunga juga," kata si wanita menirukan ucapan kekasihnya.
Wanita itu sudah berharap ia akan mendapatkan buket bunga yang cantik seperti yang didapatkan oleh temannya.
Namun, setelah dua hari berlalu ternyata sang kekasih membawakan barang yang berbeda.
Baca Juga: Diminta Sebutkan Gaji Minimal Calon Suami Idaman, Jawaban Wanita Ini Disorot Warganet
Bukan buket bunga, melainkan beberapa pot berisi bunga yang bermekaran beraneka warna dikirimkan untuk kekasihnya.
"Dikasih bunga sama pot-potnya dong. Katanya biar lebih bermanfaat," ungkapnya.
Aksi si pria memberikan bunga beserta potnya itu langsung viral di media sosial dan mencuri perhatian publik.
Beragam komentar kocak langsung membanjiri kolom komentar akun tersebut.
"Kalau gini ceritanya emak gue yang kesenengan ini mah," ujar seorang warganet.
"Pacarnya sangat mengerti maksud dari mbaknya. Silakan dirawat sepenuh hati, jiwa dan raga ya. Jangan lupa kasih pupuk-pupuk cinta juga," balas warganet lainnya.
"Mungkin ini salah satu jalan ninjanya buat ambil hati calon mertua," timpal warganet lain.
"Malah suruh bercocok bunga," sahut warganet lain.
"Pacarnya baik banget sih mbak. Pupuk kandangnya enggak sekalian biar subur bunganya. Ya Allah ngakak banget," ucap warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Ramadan! DPRD Desak Pemprov DKI Tambah Kuota dan Atasi Sengkarut Distribusi Pangan Subsidi
-
Feri Amsari: Penunjukan Adies Kadir Cacat Prosedur, Berpotensi Ganggu Independensi MK
-
Peter Gontha: Reputasi Polri Buah Simalakama Persepsi Publik
-
TB Hasanuddin Ingatkan Pemerintah Patuhi UU PDP dalam Kesepakatan Dagang RI-AS
-
Rekam Jejak Adies Kadir Disorot Usai Jadi Hakim MK, Diduga Sarat Misi Politik DPR dan Golkar?
-
Warga Pulomas Menang Lawan Pemilik Lapangan Padel di PTUN, Mengapa Masih Beroperasi?