Suara.com - Momen pengantin wanita yang pingsan pada hari pernikahan menjadi viral. Mempelai wanita ini tiba-tiba pingsan di meja akad saat penghulu membacakan doa.
Peristiwa ini dibagikan oleh akun TikTok @vhina.angelina23. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 4 juta kali dan mendapatkan 150 ribu tanda suka.
"Rindu yang mendalam sehingga membantin dalam hati," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Jumat (3/9/2021).
Dalam video, sepasang pengantin duduk bersama untuk melakukan akad nikah. Keduanya bersama dengan penhulu tampak membacakan doa di meja akad.
Tiba-tiba, pengantin wanita pingsan dalam posisi duduk. Kerabat perempuan yang melihatnya langsung maju dan menyanggah kepala pengantin.
Mereka berusaha menyadarkan pengantin wanita itu. Sejumlah pria juga tampak maju untuk memberikan pertolongan kepada sang pengantin.
Namun yang menjadi sorotan adalah reaksi pengantin pria. Ia yang duduk di sebelah calon istrinya justru hanya melihat saja.
Pengantin pria itu sama sekali tidak bereaksi menolong pengantin wanita. Sebaliknya, ia hanya terus melihat meski sejumlah tamu undangan sudah maju.
Sontak, reaksi pengantin pria itu mendapatkan sorotan tajam dari publik. Warganet menuliskan beragam komentar, mulai dari menghujat sampai mengakui gregetan melihat sikap pengantin pria.
Baca Juga: Pakar Ungkap Penyebab Kuliner Hits dan Viral Cepat Hilang dari Peredaran
"Gregetan gue lihat cowoknya, masak ceweknya kayak gitu diam aja. Pikirnya kemana itu orang kayak gitu mau jadi imam keluarga," hujat warganet.
"Besok kalau istri lahiran paling cuma plonga-plongo," sahut warganet.
"Aku greget lihat cowoknya cuma diam aja gak ada reaksi apa-apa," aku warganet.
"Udah kelihatan si cowok kagak peka," tambah yang lain.
"Ini sudah ijab kabul belum? Kalau belum udah batal aja. Laki kagak sigap begitu lihat ceweknya begitu. Gemes gue," komen warganet.
"Ini yang pingsan siapa sebenarnya? Cewek apa cowok? Kok lebih gak berdaya si cowoknya? Planga-plongo, tolongin kali!," kecam lainnya.
Berita Terkait
-
Pakar Ungkap Penyebab Kuliner Hits dan Viral Cepat Hilang dari Peredaran
-
Viral Cowok Diam-diam Naksir Sahabat, Warganet : Ajak Nikah Aja!
-
5 Viral: Wanita Petik Tanaman Liar di Parkiran Pasar, Suami Ngomel Lihat Masakan Istri
-
Aksi Pengantin Pria Menghilang dari Pelaminan Ternyata Lakukan Hal Ini
-
Viral Seekor Kucing Punya Kamar Estetik Penuh Fasilitas, Warganet Dibuat Melongo
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi