News / Metropolitan
Sabtu, 04 September 2021 | 14:47 WIB
Viral Momen Dalang Ki Seno Nugroho Emosi Sinden Dilecehkan Penonton. (TikTok/@anindya503)

"(Aku saat diteriaki tidak masalah, selama tidak merendahkan derajat seni, aku tidak apa-apa. Aku tidak marah. Tapi kamu merendahkan derajat seni)," tegas Ki Seno.

Terakhir, Ki Seno tidak membiarkan penonton yang melecehkan sindennya pergi begitu saja. Ia meminta agar penonton itu ditahan di ruangan belakang.

Rupanya, Ki Seno berniat menegur secara langsung penonton itu. Namun, ia tetap menyelesaikan pertunjukkan dalang itu terlebih dahulu.

"Digawa neng mburi. Kon ngenteni aku nganti bali mengko," perintahnya.

"(Di bawa ke belakang. Suruh dia menunggu aku sampai pulang nanti)," perintahnya.

Ketegasan Ki Seno itu langsung mendapatkan pujian dari warganet. Mereka memuji sosok almarhum yang selalu berwibawa dan menjaga kehormatan seluruh kru dan seniman.

"Hebat suwargi Pak Seno, menjaga kewibawaan dan kehormatan para kru nya. Luar biasa," puji warganet.

"Hebat, ternyata almarhum tegas!" tambah yang lain.

"Swargi Ki Seno Nugroho sangat tegas dalam masalah seni dan budaya, terutama wayang kulit," komen warganet.

Baca Juga: Mempelai Pria Bikin Istri Kesakitan di Pelaminan, 'Malam Pertama Terancam Ditunda'

"Leres Pak Seno. Mong eaton ngomong adat timur dijaga," ungkap warganet.

"Salam hormat kagem almarhum bapak Seno," tulis lainnya.

"Dalang yang baik hati, bahagia selalu, diberkati kesehatan umur panjang dan Tuhan lindungi selalu. Amin," doa warganet.

Video yang menjadi viral di TikTok ini bisa di saksikan di sini.

Ki Seno Nugroho Meninggal Dunia pada 3 November 2020

Dalang kondang Yogyakarta Ki Seno Nugroho meninggal dunia, Selasa (3/11//2020) malam. Ia meninggal di usia 48 tahun.

Manajer Ki Seno, Gunawan Widagdo, menjelaskan bahwa sebelumnya Ki Seno sempat melakukan olahraga dengan bersepeda pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu Ki Seno mulai merasakan lelah hingga nyeri di dada.

Sempat ditangani di UGD PKU Muhammadiyah Gamping, tetapi ketika belum membaik juga, Ki Seno langsung dipindahkan ke ICCU.

"Tapi kata dokter saat itu, penyumbatan darah sudah sampai 100 persen, artinya sudah fatal. Beliau juga sempah muntah-muntah hingga akhirnya meninggal dunia," ucapnya.

Jenazah Ki Seno dimakamkan di Makam Kampung Semaki Gede, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Prosesi pemakaman diwarni jerit tangis histeris sinden, penabuh kendang, dan anggota tim karawitan Warga Laras lainnya.

Load More