Suara.com - Partai Persatuan Pembangunan atau PPP masih mencari posisi yang pas untuk politisi Abraham Lunggana atau akrab disapa Haji Lulung. Lulung memang diketahui baru saja kembali ke PPP usai memilih mengundurkan diri dari Partai Amanat Nasional (PAN).
"Untuk posisi Haji Lulung, DPP PPP masih mendiskusikannya dalam rapat resmi. Insyaallah nanti ada posisi yang tepat untuk beliau," kata Ketua DPP PPP Achmad Baidowi kepada wartawan, Rabu (8/9/2021).
Menurutnya, PPP nanti akan mengumumkan secara resmi terkait posisi untuk Haji Lulung. Ia mengatakan, diperlukan mekanisme organisasi untuk menempatkan Lulung di posisinya.
Sementara itu, pria yang akrab disapa Awiek ini mengatakan, dengan bergabungnya Lulung menunjukkan partai Ka'bah tersebut masih diminati para tokoh-tokoh. Baik tokoh lama yang kembali maupun tokoh baru.
"Haji Lulung merupakan salah satu tokoh Ibu Kota yang berpengaruh, sehingga bergabungnya beliau diharapkan mampu membangkitkan gairah PPP di DKI Jakarta," ungkapnya.
Lebih lanjut, Awiek mengatakan, PPP mengapresiasi kembalinya Lulung ke PPP. Bergabungnya Lulung diklaim oleh Awiek sudah melalui proses panjang dengan diskusi dari hati ke hati termasuk aspirasi dari para tokoh Betawi maupun ulama.
Mundur dari PAN
Diketahui, Haji Lulung memilih mengundurkan diri dari PAN dan kembali ke PPP. Menurut Sekjen PAN Eddy Soeparno surat pengunduran diri Lulung sudah disampaikan langsung kepada dirinya.
"Kembali ke PPP memimpin PPP DKI Jakarta jadi beliau akan menjadi ketua DPW PPP DKI Jakarta untuk PPP. Saya secara pribadi mengucapkan selamat bertugas kepada pak haji lulung selamat dan sukses dalam menjalankan segala ikhtiarnya," ungkapnya.
Baca Juga: Haji Lulung Tinggalkan PAN, Eddy Soeparno Sebut Sudah Siapkan Penggantinya di DPR
Eddy mengaku PAN merasa kehilangan dengan perginya Lulung ke PPP. Terlebih dirinya pada periode ini sama-sama berjuang di Parlemen duduk di Komisi VII yang membawahi isu-isu Minerba.
"Tetapi ya saya mau tidak mau menghormati keputusan pak haji lulung untuk pindah ke PPP sebagai saudara saya ingin menyampaikan kita tetap akan bersilaturahmi jadi silahturahmi ini akan tetap terjalin meskipun sudah berbeda perahu ke depannya," tandasnya.
Berita Terkait
-
Setelah Tinggalkan PAN, Lulung Kemungkinan Pimpin PPP Jakarta
-
Haji Lulung Tinggalkan PAN, Eddy Soeparno Sebut Sudah Siapkan Penggantinya di DPR
-
Kembali Bergabung ke PPP, Haji Lulung Tinggalkan PAN
-
Haji Lulung Pamit Tinggalkan PAN, Merapat Kembali ke PPP
-
Soal Isu Jabatan Presiden Ditambah, PPP Bongkar Isi WAG Sekjen Parpol Koalisi Jokowi
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran
-
Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan