Suara.com - Penampilan Kim Jong Un yang lebih langsing menjadi daya tarik utama dalam parade militer di ibu kota Korea Utara, Pyongyang.
Parade tersebut, memperlihatkan para petugas kesehatan masyarakat berbaris dengan masker gas dan pakaian hazmat untuk menunjukkan kekuatan melawan pandemi Covid-19.
Pemimpin Korea Utara itu kini bertubuh kurus, mengenakan setelan abu-abu pucat dan dasi yang serasi untuk acara perayaan ulang tahun ke-73 negara itu.
Dia terlihat tersenyum saat menyaksikan prosesi itu, meskipun tidak menampilkan rangkaian rudal balistik seperti biasa.
"Sungguh mengejutkan betapa Kim Jong Un terlihat lebih sehat di foto-foto ini dari kemarin," tulis jurnalis dan peneliti rezim jahat Martyn Williams di Twitter.
“Bagaimanapun dia melakukannya—dan ada teori—dia terlihat jauh lebih baik daripada yang dia lakukan beberapa bulan lalu,” tambahnya.
Ryan Chan, koresponden Oriental Daily News Hong Kong, mentweet bahwa dia “belum pernah melihat Kim Jong Un dalam bentuk tubuh yang lebih sehat sebelumnya.”
Kim, yang tampaknya tidak menyampaikan pidato selama acara tersebut, terlihat mencium anak-anak yang memberinya bunga dan melambai kepada orang banyak.
Kemudian, dia mengambil tempatnya di balkon yang menghadap ke Kim Il Sung Square, dinamai sesuai nama kakeknya yang mendirikan negara pada 1948. .
Baca Juga: Korea Utara Gelar Parade Militer Pamerkan Rudal Terbaru Malam Hari, Ada Apa?
Kim Jong Un telah menjadi berita utama dalam beberapa pekan terakhir karena lingkar pinggangnya yang menyusut, dilansir dari New York Post, Jumat (10/9/2021).
Badan Intelijen Nasional Korea Selatan memperkirakan bahwa mantan diktator yang gemuk itu telah menyusut hingga 44 pound.
Gambar terbaru dari pemimpin yang terkenal tertutup dan gemuk, yang sebelumnya memiliki berat badan 308 pon, menunjukkan bahwa lelaki berusia 37 tahun itu telah kehilangan banyak berat badan, memicu spekulasi baru tentang kesehatannya.
Para ahli mengatakan parade tersebut mencerminkan tantangan berat yang dihadapi negara itu karena ekonominya yang porak-poranda semakin tertekan oleh berlanjutnya sanksi yang dipimpin AS, penutupan perbatasan terkait pandemi, dan banjir yang menyebabkan kekurangan pangan dalam beberapa tahun terakhir.
“Parade menunjukkan bahwa pemerintah merasa perlu untuk membangun persatuan di dalam negeri – penduduk jelas menderita di tengah pandemi dan keluhan sosial kemungkinan meningkat,” kata Hong Min, seorang analis di Institut Unifikasi Nasional Korea Selatan.
“Korea Utara perlu menegakkan disiplin seperti militer sambil memobilisasi warga sipilnya dalam kampanye untuk membangun kembali ekonomi dan daerah yang rusak akibat banjir. Tidak banyak cara bagi kepemimpinan untuk mendorong dan memotivasi mereka, selain menampilkan mereka di parade televisi,” kata Hong.
Berita Terkait
-
Ketahuan Nonton Crash Landing On You, 8 Anak Muda Korea Utara Dihukum Penjara
-
Tonton dan Peragakan Adegan Drakor 'Crash Landing On You', 8 Pemuda Korea Utara Dihukum
-
Warga Korea Utara Dilaporkan Menculik Anak Orang Kaya Agar Bisa Makan
-
Korea Utara Tolak 3 Juta Dosis Vaksin China, Alasannya Negara Lain Lebih Butuh
-
Korut Tolak Bantuan 3 Juta Vaksin Sinovac, Minta Dibagikan Saja ke Negara Terdampak Parah
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi