Suara.com - Komitmen Satgas Covid 19 Kota Surabaya untuk menindak setiap Rumah Hiburan Umum (RHU) yang nekat buka di masa PPKM kembali dibuktikan dengan menggerebek Arjuna Club and Karaoke di Jalan Arjuno.
Kepala BPB Linmas, Irvan Widianto, menjelaskan bahwa Petugas sempat menunggu hampir 6 jam saat menggerebek tempat karaoke yang menyediakan minuman beralkohol dan LC tersebut.
Kegigihan petugas membuahkan hasil. Pengunjung dan pegawai Arjuna Club yang tidak betah di dalam langsung membuka pintu gerbang dengan sendirinya.
“Kami terima laporan dan langsung menuju ke lokasi pada pukul 00.30 WIB tapi pintu ditutup jadi kami tunggu hingga pukul 08.30 WIB hingga semua keluar sendiri,” kata Irvan saat dikonfirmasi Beritajatim.com--jaringan Suara.com, Minggu, (12/09/2021).
Ia pun menjelaskan bahwa selain informasi dari masyarakat, saat petugas datang listrik dan pendingin ruangan di Arjuno Club menyala. Petugas juga sempat mengimbau untuk segera keluar, selain itu petugas juga berusaha masuk kedalam Cafe Arjuno tetapi pintu harmonika dikunci dari dalam oleh pengelola.
“Sempat kucing – kucingan, di lokasi masih tidak ada pergerakan dari dalam, petugas mencoba menggedor-gedor pintu Arjuna Club dan meminta agar segera membuka pintu, namun tetap tidak ada jawaban. Enggak mau keluar jadi kami tungguin hingga keluar,” kata dia.
Dalam penggerebekan tersebut, Satgas Covid 19 Kota Surabaya mengamankan 13 orang. Dengan rincian 6 orang pengunjung dan 7 orang karyawan. Mereka yang tertangkap basah beroperasional langsung diperiksa di lokasi sebelum dibawa ke Kantor Satgas Covid 19 Kota Surabaya untuk menjalani tes swab dan sanksi denda.
Hingga berita ini ditulis belum ada tanggapan dari pengelola Arjuno Cafe and Karaoke terkait penggerebekan di lokasi usahanya.
Baca Juga: Satgas Covid-19 Beberkan 5 Hal Persiapan Dari Pandemi Menuju Epidemi
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru
-
Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat
-
Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
-
MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya
-
Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info
-
Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist