Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat jumlah kasus aktif nasional konsisten menurun hingga minus 83,92 persen menjadi 92,328 kasus aktif per 14 September 2021.
Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan sejak 1 Juni 2021 kasus aktif naik sebesar 466 persen atau 5 kali lipat hingga mencapai puncak lonjakan pada 24 Juli 2021 sebesar 574.134 kasus aktif.
Lalu jumlah itu terus menurun dengan intervensi kebijakan melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat hingga PPKM berbasis level hingga saat ini.
"Jangan berpuas diri meski sudah di bawah 100 ribu, ayo kita tarik lagi target kita agar tidak hanya di bawah 100 ribu, tapi seminimal mungkin, mungkin di bawah 80-70 ribu, ini akan jauh lebih baik lagi, bahkan kalau bisa tidak ada lagi ini Covid-19," kata Dewi dalam diskusi virtual, Rabu (15/9/2021).
Dewi menyebut penurunan ini masih relatif perlahan stabil, tidak langsung anjlok turun ke bawah.
"Grafik penurunannya secara laju ini masih stabil tidak stagnan lurus, masih cukup baik turun ke bawah," jelasnya.
Diketahui, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 4.178.164 orang Indonesia, kini masih terdapat 84.963 kasus aktif, 3.953.519 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 139.682 jiwa meninggal dunia.
Berita Terkait
-
Covid-19 Tak Kunjung Hilang, Menilik Strategi Transisi Menuju Endemi
-
Klaim Tren Kasus Covid Indonesia Terus Menurun, Jokowi: Gas dan Rem Kita Jaga Secara Tepat
-
Jakarta Sebagai Role Model Penanganan Covid-19 di Solo, Gibran Incar Kursi Gubernur DKI?
-
Ingin PPKM Level Turun, Pemerintah Daerah Wajib Tingkatkan Cakupan Vaksinasi COVID-19
-
Awas! Pasien Positif COVID-19 Berkeliaran Sembarangan Bakal Dikarantina Satgas Covid-19
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi