Suara.com - Jenazah tiga awak pesawat Rimbun Air PK OTW yang jatuh di Perbukitan Kampung Bilogai, Sugapa, Kabupaten Intan Jaya pada Rabu (15/9), tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika pada Kamis (16/9/2021) pagi pukul 08.33 WIT.
Tiba di Mimika, langsung dibawa ke RSUD Mimika untuk proses identifikasi dan dibersihkan sebelum diserahkan kepada pihak maskapai.
Jenazah ketiga awak pesawat Rimbun Air itu masing-masing Pilot Hj Mirza co pilot Fajar dan teknisi Iswahyudi dievakuasi ke Timika dengan pesawat Rimbun Air PK OTJ.
Begitu pesawat parkir di Apron Pesawat Kargo Bandara Timika, personel Basarnas Timika langsung memindahkan jenazah ketiga korban yang sudah dimasukkan dalam kantong jenazah ke mobil ambulans milik Rumkitban TNI AD, TNI AL dan TNI AU.
Kepala Kantor SAR Timika George Mercy L Randang mengatakan jenazah ketiga awak pesawat Rimbun Air PK OTW itu segera diserahkan ke pihak maskapai penerbangan mewakili keluarga korban.
Sementara kotak hitam pesawat Rimbun Air PK OTW yang berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan di lokasi kecelakaan pada Rabu (15/9) malam rencananya akan dibawa ke Timika pada Kamis pagi ini dikawal oleh enam personel SAR Timika dari Sugapa dengan penerbangan pesawat perintis.
"Tadi malam Tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi kecelakaan pesawat Rimbun Air dan berhasil membuka badan pesawat di bagian ekor untuk mengeluarkan kotak hitam. Tim sudah kembali ke Posko di Sugapa dan rencananya siang ini kotak hitam akan dibawa ke Timika. Selanjutnya kotak hitam itu akan diamankan sementara di Kantor Basarnas Timika atau Pangkalan TNI AU Yohanes Kapiyau Timika untuk nantinya akan kami serah terimakan ke KNKT yang akan segera tiba di Timika," jelas Mercy.
Adapun kondisi ketiga jenazah awak pesawat Rimbun Air PK OTW masih bisa dikenali.
"Informasinya masih bisa dikenali semua," kata Mercy.
Mercy menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua unsur potensi SAR yang terlibat dalam proses evakuasi jenazah ketiga awak pesawat Rimbun Air PK OTW mulai dari jajaran TNI, Polri dan Satgas TNI-Polri di Kabupaten Intan Jaya, masyarakat dan para tokoh.
Baca Juga: Tiga Kru Pesawat Rimbun Air Ditemukan Meninggal Dalam Badan Pesawat
"Mewakili Kepala Basarnas, unsur SAR Jayapura dan unsur SAR Biak yang membawahi Nabire hingga Intan Jaya, kami menyampaikan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah membantu sehingga korban bisa dievakuasi ke Timika dalam keadaan aman," ujarnya. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Tiga Kru Pesawat Rimbun Air Ditemukan Meninggal Dalam Badan Pesawat
-
Polisi Pastikan Pesawat Rimbun Air Jatuh di Papua Bukan Ditembak Kelompok Bersenjata
-
Bukan Ditembak KKB, Polisi Sebut Pesawat Rimbun Air Jatuh karena Kecelakaan
-
Ngeri! Begini Penampakan Pesawat Rimbun Air yang Jatuh di Papua
-
Suasana Rumah Pilot Rimbun Air H. Mirza di Bogor
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov
-
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS
-
Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil
-
Tragis! Niat Cari Makan, Karyawan Laundry Tewas Tersambar KRL di Pancoran
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional
-
Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM
-
Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga
-
Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas