"Sepanjang hidup saya, saya tidak pernah mundur dalam pertarungan apa pun," kata Pacquiao.
Dia memperingatkan politisi yang dia anggap bertanggung jawab atas korupsi bahwa mereka "akan segera berakhir bersama di penjara."
Faksi partai pesaing yang mendukung Duterte sebelumnya mengatakan akan mengajukan petisi kepada Komisi Pemilihan untuk menyatakan Pacquiao dan pendukungnya sebagai pejabat tidak sah dari partai yang berkuasa.
Lahir dari keluarga miskin di provinsi selatan Bukidnon, Mr Pacquiao memulai karir tinju profesionalnya pada usia 16 tahun dan mendapatkan popularitas dengan kemenangan dan KO yang konstan melawan para petinju terkenal.
Salah satu pertarungan terbesarnya adalah pertarungannya dengan petinju Amerika Floyd Mayweather pada tahun 2015.
Setelah diskusi dan spekulasi selama bertahun-tahun, pertarungan itu akhirnya berlangsung di Las Vegas. Petinju Filipina itu kalah dalam kemenangan mutlak untuk Mayweather.
Artikel ini diproduksi oleh Hellena Souisa dari artikel ABC News.
Berita Terkait
-
Tebar Psywar ke Duterte, Manny Pacquiao Siap Jadi Capres Filipina
-
Tuding Duterte Korupsi, Manny Pacquiao Siap Maju sebagai Capres
-
Top 5 Sport Sepekan: Michael Jordan Tolak Job Berdurasi 2 Jam dengan Bayaran Rp1,4 Triliun
-
Top 5 Sport: BWF Tanggapi Isu Match Fixing yang Diceritakan Taufik Hidayat
-
Bonyok Dihajar Yordenis Ugas, Manny Pacquiao Makan Disuapi Istri
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar