Suara.com - Seorang gadis berusia 6 tahun di India selamat dari maut setelah dipatuk dan dililit ular kobra selama 2 jam. Menyadur Latest Page News Selasa (21/9/2021), kobra itu berhasil diambil dari leher gadis itu berkat bantuan pawang ular.
Pada hari Senin, sebuah kantor berita lokal mengunggah video insiden traumatis itu ke YouTube, di mana video itu ditonton lebih dari 21.000 kali.
The International Business Times melaporkan insiden itu terjadi pada 12 September di Maharashtra, India. Korban, Purvi Gadkari mematung selama 2 jam ketika penyelamatan berlangsung agar tidak memancing ular menjadi ganas.
Pada menit terakhir, gadis mungil itu bergerak dan menyebabkan ular kobra menggigitnya sebelum meluncur pergi.
Times of India melaporkan bahwa ular itu menggigit lengan gadis itu setelah pawang ular mendekat untuk membantu mengeluarkan kobra.
"Seperti ular karang, kobra memiliki racun neurotoksik kuat yang bekerja pada sistem saraf," kata herpetologis Sara Viernum kepada Live Science.
“Gejala gigitan ular kobra neurotoksik dapat berupa penglihatan kabur, kesulitan menelan dan berbicara, kelemahan otot rangka, kesulitan bernapas, gagal napas, muntah, sakit perut, nekrosis, dan antikoagulasi,” lanjutnya.
Kobra India membunuh sekitar 10.000 orang setiap tahun. Ketika merasa terancam, ular kobra meludahkan racun melalui taring.
NDTV melaporkan pada hari Rabu bahwa Gadkari telah dirawat karena lukanya dan diperkirakan akan pulih sepenuhnya.
Baca Juga: Sempat Dipatuk dan Dililit Ular Kobra selama 2 Jam, Bocah Ini Berhasil Selamat
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Sadar Direksi BUMN Ndablek, Prabowo: Sudah Rugi Malah Minta Tantiem
-
Donald Trump Makin Berani! Ketua The Fed Jerome Powell Dihadapkan Kasus Kriminal
-
Gegara Bobby Nasution Tak Dipanggil, Boyamin MAKI Temui Dewas KPK Bawa Bukti Rekaman Sidang
-
PDIP Desak Reformasi Total Polri: Hapus Dwifungsi dan Perkuat Pengawasan Eksternal
-
Tutup Rakernas I, PDIP Resmi Tegaskan Posisinya Sebagai Partai Penyeimbang: Kawal Pemerintahan
-
Permohonan RJ Eggi Sudjana Masuk, Polda Metro Tunggu Kesepakatan Pelapor di Kasus Ijazah Jokowi
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting
-
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror DJ Donny dan Influencer, Kapan Pelaku Ditangkap?
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko