Suara.com - Ilmuwan menemukan spesies baru dinosaurus di Maroko, setelah menemukan fosil tidak biasa yang diyakini berusia lebih dari 165 juta tahun.
Menyadur Sky News Jumat (24/9/2021), ilmuwan menemukan fosil tulang rusuk ankylosaur di situs Boulahfa yang terletak di pegunungan Atlas Tengah.
Ankylosaurs adalah kelompok dinosaurus herbivora, yang dikenal memiliki tubuh seperti tank lapis baja dan bagian atas ekor berbentuk tongkat.
Ahli paleontologi Museum Natural History Dr Susannah Maidment, mengatakan fosil ankylosaurs tersebut berasal dari periode Cretaceous, kira-kira antara 145,5 juta tahun yang lalu.
"Ini adalah spesies ankylosaur baru, jauh lebih tua dari ankylosaur lain yang kami temukan, tetapi juga memiliki morfologi yang sangat, sangat aneh," kata Dr Maidment.
"Fosil ini berumur sekitar 165 juta tahun. Ini berasal dari Jurassic Tengah, periode waktu di mana kita hampir tidak memiliki bukti ankylosaurs sama sekali," sambungnya.
Temuan fosil tersebut adalah yang pertama ditemukan di Afrika. Fosil tersebut berbentuk paku panjang yang menempel pada tulang.
"Spesimen ini sebenarnya memiliki paku dan pelat osteodermal yang menyatu dengan tulang rusuk, sehingga melekat kuat pada tulang rusuk dan tidak mungkin terlepas," katanya.
"Ini benar-benar aneh. Kami tidak melihatnya di ankylosaurus lain, dan faktanya kami tidak melihat itu di vertebra lain yang kami tahu, hidup atau mati," lanjutnya.
Baca Juga: Kubu Moderat Menang Pemilu di Maroko, Partai Islam Terpuruk Drastis
Spesies baru ini diberi nama Spicomellus afer , Spicomellus berarti leher berduri, dan afer berarti Afrika.
Para ahli awalnya percaya bahwa fosil baru itu adalah dinosaurus stegasauria, karena stegosaurus telah ditemukan di situs tersebut.
Namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan bahwa fosil itu sebenarnya adalah ankilosaur.
Hasil penelitian fosil terbaru itu sudah diterbitkan dalam jurnal Nature Ecology and Evolution.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan
-
Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah