Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan momen serah terima burung merpati yang dijual seharga miliaran rupai viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @/ndorobei.official dan @/andreli48, Sabtu (25/9/2021) tampak beberapa pria sedang duduk menghadap kandang burung.
Mereka diketahui sedang melakukan transaksi jual beli burung merpati yang harganya mencapai Rp 1,5 miliar.
Burung merpati yang dijual merupakan milik warga Wonopringgo pekalongan. Spasang merpati itu kini pindah ke pemilik baru yaitu seorang pecinta merpati dari Cilegon.
Dalam kolom keterangan video, ditulis momen serah terima burung tersebut layaknya transfer pemain bola antar klub besar di Eropa.
"Merpati Laku 1,5 M. JAGUAR... 'Team Kenwood' Wonopringgo, Pekalongan pindah kandang ke 'Team Talindo' Cilegon, Banten dengan harga 1,5 Miliar," bunyi keterangan yang ditulis akun Instagram @/andreli48, dikutip suara.com, Sabtu (25/9/2021).
"Semangat para pencinta merpati kolong bebas se-Indonesi, Rizal Hartanto/fb," lanjutnya.
Saat prosesi serah terima, terlihat beberapa gepok uang pecahan Rp. 100.000 ditumpuk secara rapi di atas kandang merpati.
Tanggapan warganet
Baca Juga: Tersangka Suap Perkara Lampung Tengah, Azis Syamsuddin Terancam 5 Tahun Bui
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besra dari mereka menyoroti harga fantastis burung merpati tersebut.
"Nggak kaget merpatinya (saat lomba) udah dapat berapa mobil itu?" komentar salah seorang warganet,
"Seketika ginjalku menangis melihat ini," sahut warganet lain.
"Oalah jadi segitu to tumpukan uang 1,5 M?" tulis salah satu warganet.
"Iya yahh kalau hobi harga bukan hambatan 1,5m bukan jumlah sedikit," sahut warganet lain.
"1,5 M beli tiket pesawat bisa sampai mana ya?" ujar salah seorang warganet.
"Ambil 10 juta aja kayaknya dia ngga ngeh," ujar warganet lain.
Berita Terkait
-
Masih Pacaran, Pria Ini Ditodong untuk Belikan Sport Bra Seharga Jutaan, Warganet: Putusin
-
Viral Formulir Pekerjaan dengan Syarat Mesum: Foto Hem Putih, Dua Kancing Atas Dilepas
-
Viral Oknum Ormas Palak dan Pukul Pedagang di Puri Beta Tangerang, Ngakunya Buat Yatim
-
Tersangka Suap Perkara Lampung Tengah, Azis Syamsuddin Terancam 5 Tahun Bui
-
Viral Ibu Tegur Outfit Cewek di Mal: Gak Sopan, Suami Saya Lihat Jadi Dosa!
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat
-
Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat
-
DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!
-
DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi
-
DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif
-
Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!
-
Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung
-
Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah
-
Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas