Suara.com - Viral momen pilu sopir ojek online (Ojol) yang bekerja di dua perusahaan karena harus membiayai istrinya yang sakit kanker. Momen tersebut dibagikan oleh pemilik akun TikTok Hasanjr11.
"Apapun demi keluarga," tulis Hasan sebagai keterangan unggahan seperti dikutip oleh Suara.com, Selasa (28/9/2021).
Dalam video singkat yang dibagikan, pemilik akun TikTok tersebut mewawancari seorang sopir ojek online. Rupanya, sopir ojol itu memakai dua jaket di tubuhnya.
Ternyata, sopir ojol tersebut bekerja di dua perusahaan yang berbeda. Bukan tanpa alasan, ia harus mencukupi kebutuhan keluarganya, termasuk sang istri yang sedang sakit.
"Kalau nggak dua nggak cukup mas, apalagi istri kan ada benjolan di payudara," ungkapnya.
Istri dari sopir ojol tersebut menderita tumor di payudaranya. Ia sudah sempat dioperasi sebanyak dua kali. Namun, benjolan itu kini muncul lagi.
Dengan bekerja sebagai sopir ojol, bapak itu hanya berpenghasilan pas-pasan.
"Berarti harus punya simpanan ya pak buat jaga-jaga?" tanya Hasan.
"Yang jelas ya nggak ada, sehari-hari cuma kayak gini toh mas," jawab sopir ojol tersebut.
Baca Juga: Viral Emak-emak Jatuh ke Sungai saat Lewat Jembatan, Publik Soroti Reaksi Sosok Ini
Setelah berbincang, Hasan mengeluarkan uang dari sakunya. Ia memberikan beberpa lembar uang Rp 100 ribu kepada sopir ojol tersebut.
"Ini satu juta pak," ujar Hasan.
Melihat pemilik akun TikTok Hasanjr11 memberikan uang, sopir ojol tersebut langsung berkaca-kaca. Ia tidak sanggup menahan tangis karena terharu.
"Mas... makasih mas..," ucap sopir Ojol tersebut tersedu-sedu.
Melihat video tersebut, warganet memberikan beragam komentar. Beberapa diantara mereka merasa terharu.
"Nangis gue Ya Allah," ucap warganet.
"Paling nggak bisa lihat ayah nangis buat keluarganya, anak istri di rumah," tutur warganet.
"Sedekah itu boleh diam-diam boleh juga terang-terangan, yang tidak boleh itu diam-diam tidak pernah sedekah tapi terang-terangan nyinyirin orang," ujar warganet.
"Dari cara ngomongnya aja udah ketahuan banget kalau bapaknya lagi bingung dan putus asa banget," tulis warganet.
"Pas bapaknya nangis, gue juga ikutan nangis," kata warganet.
Berita Terkait
-
Viral Emak-emak Jatuh ke Sungai saat Lewat Jembatan, Publik Soroti Reaksi Sosok Ini
-
Viral Ajakan Jadi Dosen Langka: Jika Mau Dihormati Wajib Pahami Mahasiswa Sebagai Manusia
-
Pemkab Gowa Siapkan 1000 Dosis Vaksin Covid-19 Untuk Driver Ojek Online
-
Diam tapi Nyesek, Viral Bocil Termenung Bawa HP Jadul di Tengah Temannya Main Game Online
-
Viral Muda-mudi Niat 'Healing' di Sungai Nyaris 'Sad Ending', Telat Sedikit Auto Beda Alam
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Dell Akui Baru Jual Chromebook Saat Ada Pengadaan Kemendikbud, Apa yang Terjadi Sebelumnya?
-
Belasan Kilometer Langkah Kaki di Tengah Dahaga: Kisah Rahmat, Penjaga Nadi Rel Kereta Api
-
PT SPC Akui Produksi 39 Ribu Chromebook Berkat Bocoran Spek Sebelum Tender Kemendikbud
-
Pria Ngaku Aparat Aniaya Tiga Pegawai SPBU Cipinang Ditangkap
-
Taring Kekuasaan di Pom Bensin: Kala Pegawai SPBU yang Dihajar Karena Menegakkan Aturan
-
Anggota Komisi IX DPR Dorong Pembayaran THR Maju H-14, Ini Alasannya
-
Dirut Supertone Ngaku Untung 'Dikit' dari Laptop Chromebook di Tengah Kasus Korupsi Rp 2,18 Triliun
-
KPK Periksa Anggota DPRD Pati, Dalami Komunikasi Terkait Isu Pemakzulan Sudewo
-
Soal Ambang Batas Parlemen, PKS Usul Jalan Tengah Stembus Accord Agar Suara Rakyat Tak Hilang
-
Pemkot Jakbar Tanggapi Soal Penolakan Pembangunan Rumah Duka dan Krematorium di Kalideres