Suara.com - Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat kasus aktif di daerah itu masih terdapat 223 orang dari delapan kecamatan.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra di Sungailiat, Rabu mengatakan ke-223 kasus aktif terus mengalami penurunan dibandingkan kasus yang sama hari Selasa (28/9) yang mencapai 252 orang.
"Berkurangnya kasus aktif menunjukan angka kesembuhan pasien Covid-19 semakin membaik dengan capaian kesembuhan 97.7 persen atau 9.137 pasien sembuh dari total 9.714 kasus dan 354 pasien meninggal dunia," katanya.
Ratusan kasus aktif masing-masing dari Kecamatan Bakam sebanyak 23 orang, Belinyu 103 orang, Mendo Barat 24 orang, Merawang 11 orang, Pemali 10 orang, Puding Besar 12 orang, Riau Silip dua orang serta dari Kecamatan Sungailiat terdapat 38 orang atau kasus aktif.
Boy Yandra mengakui, meskipun kasus aktif terus mengalami penurunan namun dari 60 lebih desa masih terdapat empat desa yang dinyatakan zona merah yakni, Desa Penagan, Rinding Panjang, Bintet dan Desa Gunung Muda.
"Kasus aktif yang terus berkurang menunjukan perubahan positif atau keberhasilan dalam pencegahan sebaran kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Bangka," ujarnya.
Dia menyarankan masyarakat yang belum mendapatkan layanan vaksin untuk segera mendaftar di pusat layanan kesehatan agar proyeksi sasaran vaksinasi segera tercapai 40 persen untuk dosis pertama dari total 255.161 sasaran vaksin di semua kelompok usia wajib vaksin.
"Saya sarankan masyarakat dapat konsultasi dengan petugas kesehatan jika masih ragu mengenai vaksinasi Covid-19 dan jangan mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas kebenarannya," kata Boy Yandra. (Antara)
Baca Juga: Update COVID-19 Jakarta 28 September: Positif 104, Sembuh 161, Meninggal 5
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional