Dirinya juga pandai melakukan negosiasi dan melobi orang-orang. Hal ini terbukti dari keberhasilannya melobi Soekarno agar mengangkat orang-orang PKI di jajaran pemerintahan.
4. Pandai Berkampanye
Kampanye Nasakom adalah bukti keberhasilan DN Aidit dalam bermain di antara kekuatan politik Indonesia. Dengan kampanye Nasakom, Bung Karno memberikan pengakuan bahwa komunis, nasionalis, dan juga agama berada dalam posisi yang paralel.
5. Mewarnai Perpolitikan Indonesia
Sosok DN Aidit adalah pemberi warna tersendiri bagi dinamika politik Indonesia. Aidit menjadi tokoh komunis militan yang pernah membawa negeri ini berada dalam hari-hari penuh agitasi dan konflik. DN Aidit keluar dari Jakarta menuju Jawa Tengah setelah peristiwa di akhir September 1965, di mana dalam sebuah operasi militer pada pertengahan November 1965, dirinya tertangkap di Surakarta.
Seharusnya DN Aidit dibawa ke markas Kodam Diponegoro di Semarang. Namun, baru sampai di Boyolali pemimpin PKI ini dieksekusi mati pada tanggal 22 November 1965. Hingga kini, jasad atau kuburannya tidak pernah ditemukan.
Seperti itulah sosok siapa DN Aidit, pemimpin PKI yang dituding sebagai dalang peristiwa G30S PKI.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Baca Juga: Kesaksian Pelaku Sejarah di Depok Soal PKI
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Jakarta Hujan Deras, Sejumlah Koridor Transjakarta Alami Perpendekan Jalur Akibat Genangan Air
-
Menteri Abdul Muti Resmi Menghapus Sanksi Sebagai Efek Jera di Sekolah
-
Perjalanan KRL Kacau Balau Terdampak Hujan Lebat: Rel Terendam Banjir hingga Pohon Tumbang
-
Pagi Kelabu Warga Jakarta Selatan: Macet dan Genangan Jadi Ujian Kesabaran di Awal Pekan
-
SPinjam Luncurkan JELAS TANPA JEBAKAN, Anda Bisa Pilih Pinjaman Daring Bunga Rendah dan Transparan
-
Fakta-fakta Penembakan Renee Good oleh Petugas ICE dan Gelombang Protes di AS
-
Seleksi PPPK Kemenag 2026: Prediksi Jadwal, Materi dan Tahapannya
-
SPPG Klarifikasi Video Viral MBG Bungkus Plastik
-
Dermaga Halte Buaran Diseruduk Kendaraan Pribadi, TransJakarta Koridor 11 Terpaksa Alihkan Rute
-
Cuaca Senin Pagi: Jakarta Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang, Cek Daftar Wilayah Terdampak!