Suara.com - Bagi sebagian orang, menang lotre adalah kesempatan emas untuk mewujudkan impian, tapi bagi Peter Charleton, ini adalah waktunya untuk membantu sesama.
Pria yang memenangkan Tatts Lotto di Australia ini merasa tidak nyaman menyimpan uang hasil menang lotre dan memutuskan membaginya kepada mereka yang "berjuang secara finansial dan emosional."
Menyadur The Sun Kamis (30/9/2021), Charleton memenangkan jackpot Lotto sebesar Rp 9 miliar saat membeli tiga tiket untuk mengenang mendiang pamannya Charlie yang meninggal karena sakit.
Berbicara pada saluran YouTube 7News yang berjudul 'My Big Story', Charleton dan pamannya sangat dekat dan sering bermain Lotto bersama.
Ia membayangkan pamannya akan senang hati menyumbang uang hasil menang lotre pada orang-orang yang membutuhkan, jadi dia mulai mewujudkan hal itu.
Charleton mulai menjangkau teman, keluarga dan akhirnya orang asing dengan menawarkan uang ke rekening mereka. “Jadi misi saya adalah membuang uang itu sebelum mereka menyadari bahwa saya menang Lotto.”
Peter Charleton mulai memperluas pemberiannya saat dia menempatkan USD 1.000 di restoran pizza lokal untuk dinikmati orang lain.
Dia juga mulai menjelajah ke kasir ekspres di supermarket, membayar belanjaan mereka saat menjalankan bisnis sehari-harinya.
Sejak itu dia menyimpulkan, telah menyesali masa lalunya dan menyadari dia sangat menikmati membantu orang.
Baca Juga: Piala Sudirman 2021: Debut Putri Kusuma Wardani Belum Bisa Sumbang Poin
“Ada kesenangan dalam bersikap baik dan jika Anda berada dalam posisi untuk melakukannya maka saya pikir Anda gila jika tidak melakukannya.”
“Kita bersama-sama dalam hal ini dan kita harus saling menjaga di mana dan kapan pun kita bisa.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
Terkini
-
Menteri PPPA Desak Pecat Anggota Brimob Penganiaya Anak hingga Tewas di Tual
-
Suara Rakyat Tertelan Ombak, Elite PAN Beberkan Bahaya Jika Ambang Batas Parlemen Jadi 7 Persen
-
Pria Ngaku Polisi Aniaya Tiga Pegawai SPBU Cipinang, Reskrim dan Propam Polda Metro Turun Tangan
-
DPR Desak THR Dibayar 2 Pekan Lebih Awal, Ternyata Ini Alasannya!
-
Hadapi Tensi Panas AS-Iran: Status Siaga 1 Berlanjut, KBRI Teheran Siapkan Jalur Evakuasi
-
57 Eks Pegawai KPK Berpeluang Kembali? Setyo Budianto Respons Putusan KIP Soal TWK
-
Pamer Anak Jadi WNA Picu Amarah Warganet, Mengapa Pernyataan Alumni LPDP Begitu Sensitif?
-
Skandal Bripka AI, Oknum Polisi Tangerang Jadi Tersangka Usai Gadai Mobil Rental Rp25 Juta
-
KPK Incar Keterangan Budi Karya Sumadi Terkait Skandal Suap Jalur Kereta Api DJKA
-
Gus Yaqut Lawan Status Tersangka KPK, Akui Berhasil Berangkatkan 241.000 Jemaah Haji