Suara.com - Video seorang pengantin wanita pingsan saat menikah mendadak viral di TikTok baru-baru ini. Menariknya, video tersebut menuai perhatian dari para bule. Wah, kenapa ya?
Video itu dibagikan oleh akun @ijum******* pada 19 September 2021 kemarin. Kendati sudah lama diunggah, video itu masih masuk FYP (For You Page) TikTok sampai hari Selasa (5/10/2021).
Dalam video tersebut, nampak seorang pengantin wanita yang lemas diduga karena pingsan. Dia dikelilingi beberapa orang yang berusaha untuk menolongnya.
"Kalo ketemu manten kek gini panik gak, panik gak, ya nggak lah. Cuma MUA yang tau alasannya #pengantenbanjar," bunyi keterangan yang mengiringi video tersebut.
Belum diketahui pasti alasan di balik pingsannya pengantin wanita cantik itu. Namun ada beberapa yang menduga riasan kepalanya terlalu berat sehingga membuatnya jatuh pingsan.
Unggahan akun @ijum******* ternyata cukup menarik perhatian warganet hingga ditonton lebih dari 6 juta kali dan mendapat ribuan komentar dari pengguna TikTok.
Menariknya, warganet yang menyerbu kolom komentar video itu tidak hanya berasal dari Tanah Air. Beberapa warganet diketahui berasal dari luar dan memiliki pendapat sendiri atas video tersebut.
Sejumlah bule penasaran dengan usia pengantin dalam video tersebut. Mereka menduga pengantin yang tidak diketahui namanya itu pingsan karena masih terlalu muda dan dipaksa menikah.
"OMG How young is she (Seberapa muda dia)?" celetuk seorang warganet.
Baca Juga: Viral Emak-emak Arisan Ngamuk Baku Hantam di Jalanan, Semua Berawal dari Kesalahan Admin
"It's not a role play in poor countries, they force them to get married and can be with an old rich man or poor. Don't laugh on someone's sorrow. (Ini bukan role play di negara miskin, mereka memaksa mereka untuk menikah dan bisa dengan orang tua kaya atau miskin. Jangan menertawakan kesedihan seseorang)," kata warganet dari Afghanistan.
"They forced her to get married, it's not fair (Mereka memaksanya untuk menikah, ini tidak adil)," celetuk yang lain.
"Videonya nih go internasional. Banyak buhan luar negeri me koment," tulis seorang warganet.
"FYP sampai luar negeri rupanya (emoji tertawa). Di bawah banyak buhan luar," kata yang lain.
"Iya tadi FYP IG ternyata akun luar dan banyak yang komen ini semaput gegara kawin paksa (emoji tertawa)," pungkas yang lain.
Simak video lengkapnya di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026