Suara.com - Mendirikan sholat dhuha merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan. Selain dapat melapangkan rezeki seseorang mendirikan sholat dhuha juga berfungsi untuk menutupi kekurangan dari sholat fardhu. Nah, sudah tahukah kalian doa sholat dhuha yang benar?
Perlu anda ketahui bahwa amalan ini merupakan salah satu amalan yang sangat dicintai oleh Rasulullah SAW, maka dari itu sangat dianjurkan. Meskipun sholat dhuha hukumnya adalah sunnah namun tidak ada salahnya untuk dilakukan secara rutin. Berikut adalah ulasan tentang doa sholat dhuha lengkap dengan tata caranya. Mari disimak!
Doa Sholat Dhuha
Selain melakukan ibadah sunnah sholat dhuha, umat Islam juga dianjurkan untuk membaca doa setelah sholat dhuha:
Allahumma innad-duhaa'a duhaa'uka wal bahaa'a bahaa'uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal 'ismata 'ismatuka.
Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa'i fa anzilhu, wa in kaana fil ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu'assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba'iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa'ika wa bahaa'ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita 'ibaadakash-shalihiin.
Arti doa setelah sholat dhuha:
Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu.
Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah.
Baca Juga: Kisah Syekh Ali Jaber Bertemu Orang Tua 80 Tahun Baca Al Quran Tanpa Kacamata
Apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.
Setelah tahu bacaan doa sholat dhuha tidak lengkap rasanya jika kita juga tidak memahami cara mengerjakan sholat sunnah tersebut. Berikut ini tata cara sholat dhuha yang perlu kalian perhatikan.
Tata Cara Sholat Dhuha
Sholat dhuhah merupakan sholat sunnah yang didirikan dalam jumlah dua rakaat dalam satu salam, waktu yang paling ideal untuk mendirikan sholat sunnah ini adalah dari mulai terbitnya matahari sampai waktu menjelang sholat zuhur atau sekitar pukul 08.00 – 11.00 pagi.
Sama halnya dengan jenis ibadah-ibadah yang lain, dalam mendirikan sholat dhuha pun diperlukan tata cara agar ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Berikut adalah tata cara mendirikan sholat dhuha yang dapat anda praktikkan:
- Membaca niat sholat dhuha
- Doa Iftitah
- Surat Al-Fatihah
- Membaca satu surat di dalam Al Quran. Afdholnya rakaat pertama membaca surat Asy-Syam dan rakaat kedua surat Al Lail
- Ruku dan membaca tasbih tiga kali.
- Iktidal dan membaca bacaannya.
- Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali.
- Duduk di antara dua sujud dan membaca bacaannya.
- Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali.
Di atas adalah ulasan tentang doa sholat dhuha dan tata cara mendirikannya, semoga dapat dijadikan sebagai sumber referensi untuk memperdalam ilmu agama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar