Suara.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj memastikan siap menjadi ketum PBNU lagi. Said Aqil tidak akan menolak jika nantinya banyak permintaan jadi ketum.
Hal ini disampaikan Said Aqil usai menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (6/10/2021).
Kedatangan Saiq Aqil untuk meminta dukungan Jokowi terkait suksesnya Muktamar NU pada 23 sampai 25 Desember 2021 di Lampung.
Dalam Muktamar, sejumlah agenda strategis kebangsaan akan dibahas para ulama NU, serta akan ada pergantian Ketua Umum PBNU untuk periodesasi 2020-2025
"Kalau banyak permintaan ya saya siap dong, yang namanya kader harus siap kalau banyak permintaan," ujar Said Aqil di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (6/10/2021).
Said Aqil menuturkan dirinya belum mendeklarasikan secara resmi untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Umum. Tetapi ia mengklaim sudah banyak dukungan untuk jadi ketum lagi.
"Walaupun sampai saat ini saya belum mendeklare secara resmi, tetapi permintaan sudah sangat banyak," katanya.
Ketika ditanya kembali apakah dirinya siap maju kembali menjadi Ketua Umum PBNU, Saiq Aqil menyatakan kesiapannya.
"Siap aja, kenapa nggak siap?," katanya.
Baca Juga: Said Aqil Sebut Jokowi Bapak Infrastruktur
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi