Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mendorong wilayah Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) untuk bisa mempercepat proses vaksinasi Covid-19 terhadap warganya.
Hal tersebut kata Riza agar Jakarta mengalami penurunan level PPKM. Pasalnya kata Riza, Jakarta masuk ke dalam wilayah aglomerasi, yakni Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
"Tentu kami minta wilayah lain untuk sama-sama bekerja meningkatkan upaya kita, meningkatkan vaksin. Melaksanakan protokol kesehatan Covid-19, disiplin ketat tanggung jawab, dengan demikian level Jakarta bisa turun," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (7/10/2021).
Politisi Partai Gerindra itu menuturkan vaksinasi Covid-19 di DKI sudah sangat baik. Yakni kata dia, sebanyak 18 juta dosis, dengan rincian dosis pertama 10,5 juta, dan dosis kedua mencapai 7,8 juta.
"Jakarta sudah sangat baik ya, pelaksanaan vaksinnya, (kasus) Covidnya," katanya.
Sebelumnya, pemerintah pusat kembali memperpanjang PPKM Jawa -Bali.
Menko Maritim dan Investasi Luhut mengatakan wilayah Jabodetabek masih berada di PPKM Level 3.
Kata Luhut, wilayah aglomerasi Jabodetabek belum memenuhi target vaksinasi dan masih diberlakukan PPKM level 3
"Aglomerasi Jabodetabek belum turun, karena ada di Kabupaten Bogor, Kabupaten Tangerang dan Bekasi ini masih kekurangan vaksinasi level 3," kata Luhut, Senin (4/10/2021)
Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Para Pencari Suaka
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Bawa Reserse dan Labfor, Kapolda Riau Cek Lokasi Penemuan Anak Gajah Mati di Tesso Nilo
-
Dari Konten Fungsi Helm ke Teror Digital: Mengapa Petugas Damkar Depok Diincar dan Diintimidasi?
-
Tok! Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan Divonis 9 Tahun Penjara Kasus Korupsi Minyak
-
Menkeu Purbaya Dapat Gift Paus Saat Live TikTok, KPK: Kalau Ragu Lapor, Ingat Jenderal Hoegeng
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak
-
Dari Perca Batik ke Ikon Ramadan: Kisah Peci Jogokariyan Tembus Pasar Mancanegara
-
Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
-
DPRD DKI: Pasar Induk Kramat Jati Jadi 'Lapak' Pembuangan Sampah Ilegal
-
Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat