Suara.com - Riungan atau pengajian lazimnya dipimpin oleh ustaz atau ulama, tapi kekinian 'Google' pun bisa memimpinnya.
Hal itu seperti yang terekam dalam video unggahan akun @dimb_17. Akun itu mempertontonkan video doa bersama tapi yang memimpin adalah suara dari Google Assistant.
Ada pula kisah mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, yang dipecat dengan alasan tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan.
Kekinian, eks pegawai KPK yang dulu sangat ditakuti pejabat koruptor tersebut memilih menjadi pedagang nasi goreng.
Dua informasi itu adalah bagian dari sejumlah artikel viral Suara.com yang terbit Senin (11/10/2021) pagi tadi.
Bagi Anda yang terlewat membacanya pagi tadi, kami sajikan kembali kumpulan artikel tersebut:
1. Bukan Ustaz, Selamatan Ini Malah Dipimpin oleh Google
Selamatan atau pengajian biasanya dipimpin oleh guru ngaji atau ustas.
Namun berbeda dengan rombongan selamatan ini yang malah menggunakan google untuk memimpin doa.
Baca Juga: 6 Berita Viral: Teman Nikahi Ayah hingga Dua Bocah Jadi Yatim Piatu karena Covid-19
2. Dipecat karena TWK, Mantan Pegawai KPK Jadi Penjual Nasi Goreng
Salah satu mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Juliandi Tigor Simanjuntak banting stir berjualan nasi goreng. Tigor adalah salah satu dari 57 mantan pegawai KPK yang diberhentikan karena dianyatakan tak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
Kabar Tigor yang jadi penjual nasi goreng disampaikan sendiri oleh rekan kerjada di KPK, Aulia Postiera yang juga mantan penyidik KPK.
3. Viral Wanita Tebus Anak Sapi dari Pemotongan Hewan, Alasannya Menyayat Hati
Berita Terkait
-
6 Berita Viral: Teman Nikahi Ayah hingga Dua Bocah Jadi Yatim Piatu karena Covid-19
-
Dipecat, Eks Pegawai KPK Ini Sibuk Urus Keluarga dan Kuliah Strategi Intelijen
-
Biasa Berhadapan dengan Koruptor, Eks Pegawai KPK Juliandi Tigor Kini Jualan Nasi Goreng
-
Bukan Ustaz, Selamatan Ini Malah Dipimpin oleh Google
-
Google Assistant Bisa Diperintah Tanpa Perlu Kalimat Pembuka, "Hey Google"
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua
-
Kasatgas Tito Karnavian Pastikan Pemulihan Sekolah Pascabencana di Tapanuli Tengah