Suara.com - Uang yang digondol maling dari klinik gigi, Dental Doctor Dentist di Kebun Jeruk, ternyata pendapatan harian yang akan disetorkan ke bank.
Sebelumnya diketahui, klinik gigi yang berada di Jalan Pos Pengumben, Kebun Jeruk, Jakarta Barat dibobol maling pada Jumat (8/10/2021) sekitar pukul 03.00 WIB. Kerugian ditaksir mencapai Rp60 juta.
Dian Lestari, karyawa klinik mengatakan, total uang di klinik senilai Rp17 juta. Sebanyak Rp15 rencananya akan disetorkan ke bank pagi itu dan Rp2 juta untuk disimpan.
“Posisinya kan mau di setor nih, jadi sudah dihitung, disisakan Rp2 juta, paginya mau disetor Rp15 juta,” kata Dian saat ditemui wartawan di lokasi, Senin (11/10/2021).
Namun, seluruh uang tersebut telah raib digondol maling beserta sejumlah barang, seperti handphone, sepeda motor, CPU komputer, dan televisi layar datar.
“Ditaksir kerugian Rp60 juta,” ujar Dian.
Dian adalah orang pertama yang mengetahui peristiwa itu. Awalnya sekitar pukul 08.30 WIB dia datang klinik seperti biasanya. Namun dia kaget, klinik dalam keadaan gelap dan tidak ada siapa-siapa. Pintu klinik terbuka, kondisi di dalamnya berantakan.
“Tapi pas saya datang itu nggak ada Pak Ucup (keamanan) dan nggak ada perawat. Ruangan ini gelap, tapi pintu rooling door terbuka, pintu kaca sudah terbuka sebelah. Sama barang-barang yang di depan itu berantakan,” kata Dian.
Pada saat itu ia merasa takut masuk ke dalam, namun sempat berpikir sedang ada renovasi di klinik. Ia pun menghubungi bosnya untuk konfirmasi dan dipastikan tak ada renovasi.
Baca Juga: Klinik Gigi di Kawasan Kebon Jeruk Disatroni Maling, Kerugian Rp60 Juta
Hingga akhirnya datang dua orang rekannya. Mereka pun langsung mengecek dan mendapati beberapa ruangan yang sebelumnya terkunci dalam keadaan terbuka.
“Saya cek ternyata ruang satu posisi terbuka yang biasa kekunci. Ruang dua juga kebuka, lantai tiga juga kebuka, kondisi sudah berantakan semua,” tuturnya.
Kasus ini pun telah dilaporkan ke Polsek Kebun Jeruk, Jakarta Barat. Kapolsek Kebun Jeruk, Slametriyadi membenarkan kejadian tersebut.
“Kami akan lidik (penyelidikan),” ujarnya ketika dikonfirmasi wartawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM