Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat menargetkan kontingen ibu kota menjadi juara umum Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Namun, harapan Anies saat ini sedang menemui jalan terjal karena perolehan medali emas DKI tertinggal dari Jawa Barat dan Jawa Timur.
Saat ditanya optimisme Anies mengenai targetnya itu, dia tak mau lagi membicarakannya. Bahkan menyebut gelaran PON ini bukan hanya sekadar soal perolehan medali.
"Begini, atlet lakukan yg terbaik. Ini bukan sekedar soal jumlah medali," ujar Anies di Arena Akuatik Kampung Harapan, Kompleks Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Senin (11/10/2021).
Menurutnya, gelaran ini lebih kepada bagaimana perjuangan para atlet saat dan sebelum bertanding. Mereka harus mengupayakan banyak hal, berlatih, dan menjaga sportifitas dalam memperebutkan medali.
"Ini soal persaudaraan, persahabatan, sportivitas. Dan saya mengajak kepada semua mari kita tunjukan sportifitas, menunjukan fair play, menunjukan bahwa yang penting adalah lakukan yang terbaik," katanya.
Anies juga meyakini persaingan antara atlet tiap kontingen hanya terjadi saat PON ini saja. Akan ada saatnya mereka harus bersatu seperti ketika mewakili Indonesia dalam gelaran Sea Games, Asean Games, dan Olimpiade.
"Karena sesungguhnya kita adalah satu bangsa. Dan itu yang penting dari soal jumlah medali di PON ini," pungkasnya.
Hingga Senin (11/10/2021) pukul 17.00 WIT, Jawa Barat masih memimpin klasemen PON XX Papua dengan perolehan 231 medali. Rinciannya, terdiri dari 88 emas, 68 perak, dan 75 perunggu.
Jawa Timur masih menempati peringkat kedua dengan koleksi 74 emas, 66 perak, dan 57 perunggu dengan total 205 medali.
Baca Juga: PON XX Papua: Tim Sepak Bola Kaltim Lolos, Ketemu Tuan Rumah di Semi Final
Kemudian, DKI Jakarta menyusul di peringkat ketiga dengan total raihan 195 medali yang terdiri dari 72 emas, 55 perak, dan 74 perunggu.
Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan melepas secara simbolis melepas keberangkatan kontingen DKI Jakarta peserta Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 di Papua, pada 2-15 Oktober 2021 mendatang di Balai Kota DKI Jakarta. Para atlet, pelatih, serta official yang akan mewakili ibu kota turut hadir dalam acara ini.
Anies pun memberikan target kepada kontingen untuk merebut kembali juara umum PON kali ini. Terlebih lagi, pada PON XIX Jabar 2016, DKI hanya meraih peringkat ketiga dari perolehan jumlah medali.
Padahal, pada kompetisi PON XVIII sebelumnya di Riau, Jakarta sukses meraih juara umum.
"Kalau kita melihat statistiknya, perolehan DKI Jakarta di tahun-tahun sebelumnya, kita biasa berada di papan atas, hanya 2016 saja kita kemarin belum juara umum. Bahkan, pada tahun 2012 kita mampu meraihnya," ujar Anies, Rabu (15/9/2021).
"InsyaAllah, pada PON kali ini, kita akan berhasil kembali sebagai juara umum. Hal ini karena, DKI Jakarta dari 20 kali PON, Jakarta 11 kali mampu raih juara umum, dan Insya Allah, habis ini 12 kali juara umum," tambah Anies.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR