Suara.com - Dua remaja menjadi korban aksi komplotan begal sepeda motor di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat pasa Senin (11/10/2021) kemarin. Modus yang dilakukan pelaku dengan menuduh korban mengambil sepeda motornya.
Peristiwa itu terjadi di depan salah satu rumah makan Padang, Jalan Kamal Raya RT007/RW008, Kamal, Jakarta Barat. Hendra (21) salah seorang warga yang mengetahui kejadian itu, mengatakan ada dua orang remaja yang meminta bantuan warga.
"Dia berdua datang meminta tolong, karena motor dan handphone -nya diambil," kata Hendra saat ditemui wartawan di lokasi, Selasa (12/10/2021).
Kata Hendra, dua remaja itu diturunkan di tempat berbeda setelah diajak berputar-putar di jalanan dan diambil sepeda motornya. Salah satunya diturunkan di depan rumah makan Padang.
"Yang satu di-turunin di sini terus yang satu dibawa ke sono (sana), makanya panik kemarin terus di-turunin di sebelah sana masih lurus lagi dari sini terus ke sini dia," ujarnya.
Tutur Hendra, kedua remaja tersebut awalnya dipepet tiga orang pria saat sedang berkendara di kawasan Pasar JB, Taman Palem Mutiara. Tiba-tiba mereka dituduh sebagai pencuri.
"Terus yang dua anak itu di-mintain buat jelasin sama pelaku. Nah dua anak ini mau saja dia dibawa mereka," ungkapnya.
Mereka pun mengikuti ketiga orang pelaku, hingga dibawa berputar-putar jalanan. Lalu diturunkan di dua lokasi berbeda di Jalan Kamal Raya.
"Di sini ada CCTV cuma belum nyala. Kemarin polisi juga minta, tapi memang ada karena belum nyala," ujarnya.
Baca Juga: Tuduh Korbannya Maling, Modus Baru Komplotan Begal di Jakbar Incar ABG Naik Motor
Sementara itu, Kanit Polsek Cengkareng, Iptu Bintang membenarkan peristiwa itu. Pihaknya pun telah mendatangi lokasi dan menemui orang tua dari korban.
"Kemarin tim kami sudah cek TKP, lalu mencari keberadaan korban ke rumah korban. Dan mengarahkan orang tuanya untuk membuat laporan.
Orang tua korban masih melengkapi kelengkapan kepemilikan kendaraan untuk bikin laporan. Akan kami lidik," kata Bintang saat dikonfirmasi wartawan.
Viral
Seperti pemberitaan sebelumnya, peristiwa ini viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @jakartabarat24jam.
"Modus baru pembegalan motor dengan alasan menuduh korban sebagai pencuri kemudian pelaku membawa motor korban," tulis akun @jakartabarat24jam dalam keterangan video.
Berita Terkait
-
Tuduh Korbannya Maling, Modus Baru Komplotan Begal di Jakbar Incar ABG Naik Motor
-
Denda Prokes September 2021 di Jakarta Barat Capai Rp 22,9 Juta
-
Menilik Hasil Pembangunan Waduk Daan Mogot yang Telan Dana Rp 12 M, Wisata Baru di Jakbar
-
Kasus Kebakaran di Jakbar Bertambah, PKP Perkirakan Salah Satunya Faktor Cuaca Panas
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang
-
Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz
-
Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari
-
Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan
-
Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas
-
Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!
-
Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi
-
Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!
-
Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang