Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi sekelompok wanita tersapu ombak saat berpiknik di tepi pantai viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh akun Tiktok @vinafadila tampak beberapa wanita menggelar tikar dan bersantai di tepi pantai.
Mereka menikmati pemandangan pantai dan semilir angin laut sambil menghabiskan makanan dan minuman yang mereka bawa.
Aktivitas menyenangkan tersebut mendadak buyar ketika datang gulungan ombak yang cukup besar hingga menyapu barang-barang yang mereka bawa.
Diizinkan piknik di bibir pantai
Dalam video itu, salah saeorang anggota dari kelompok tersebut menjelaskan bahwa mereka diizinkan piknik di area bibir pantai oleh petugas setempat.
Ketika mereka datang pun, ombak terlihat tenang dan jauh dari bibir pantai.
"Awal datang tanya ke pak parkir untuk main di bibir pantainya dan nggak ada larangan," tulis wanita tersebut dalam video yang diunggah, dikutip suara.com, Selasa (12/10/2021).
"Karena dulu pernah ke pantai Pulang Sawal dan duduk di bawah karang juga (nggak tahu kalau bahaya)," lanjutnya.
Baca Juga: Istri Temukan Harta Karun di Celana Suami, Saat Diberi Tahu Suaminya Minta Dibuang Saja
Diterjang ombak
Saat mereka sedang menikmati suasana pantai sambil menyantap kudapan yang sudah disiapkan, tiba-tiba gulungan ombak datang mendekat.
Saat ombak berukuran kecil nyaris menyentuh lokasi piknik mereka, para wanita itu bangkit berdiri. Sayangnya, saat mereka belum sempat menyelamatkan diri serta barang-barang yang dibawa, ombak yang cukup besar kembali menerjang.
Beberapa barang bawaan seperti tas, tikar dan sandal mereka pun hanyut tersapu ombak. Baju yang dikenakan pun tak luput dari terjangan ombak hingga basah kuyup.
"Pas datang pun ombak masih kelihatan jauh dan mikirnya emang udah surut," tulisnya dalam video tersebut.
"Tapi ternyata...." lanjutnya lagi.
Tanggapan warganet
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka menyoroti lokasi piknik yang dipilih oleh para wanita itu.
Mereka menyayangkan aksi para wanita menggelar tikar di bawah karang yang dinilai sangat berbahaya.
"Kalau cari spot duduk yang aman mbak, kalau kaya gini ngeri. Meskipun di bibir pantai di bawah karang teduh, mending menjauh aja, bahaya lho," komentar salah seorang warganet.
"Itu bahaya beneran sumpah, ombaknya menerjang, harus waspada sama tebing juga, hati-hati lur," sahut warganet lain.
"Gemes aja pas ombak pertama datang nggak langsung pindah malah cuma dilihatin doang," tulis salah satu warganet.
"Kesel sendiri gue lihatnya," ujar warganet lain.
"Udah lihat ombak besar datang, malah santai aja," komentar salah satu warganet.
"Dan hati-hati juga untuk meneduh di bawah tebing batu karena berbahaya, batu lapuk bisa menimpa," tulis warganet lain.
Berita Terkait
-
Viral Tenda Pernikahan Nuansa Oranye, Publik Kasihan Fotografernya: Vibes Alam Kubur
-
Viral Video Pengumpul Barang Bekas Persiapkan Anak Salat di Masjid, Rapi dan Wangi
-
9 Potret Sudut Rumah Pejabat yang Puluhan Tahun Tak Terurus, Arsitekturnya Jadi Sorotan
-
Benda Asing di Atas Nissan Grand Livina Jadi Sorotan, setelah Dizoom Bikin Ngakak
-
Istri Temukan Harta Karun di Celana Suami, Saat Diberi Tahu Suaminya Minta Dibuang Saja
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional