Suara.com - Aksi sepasang kekasih yang mengendarai motor dengan Google Maps baru-baru ini menjadi viral. Bagaimana tidak, mereka berakhir ke jalan mengerikan saat berboncengan bersama.
Momen ini dibagikan oleh akun TikTok @visabell. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 2,8 juta kali dan mendapatkan 120 ribu tanda suka.
"Kalau cewek disuruh baca Google Maps, jadinya lewat sini kan hehe," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Minggu (17/10/2021).
Dalam video, seorang cowok tampak mengendarai motor. Sedangkan kekasihnya membonceng dan mengarahkan jalan sesuai dengan aplikasi Google Maps yang digunakan.
Tak disangka, keduanya sampai ke sebuah jalan yang digunakan untuk pejalan kaki. Jalan tersebut menurun terjal dengan dilengkapi tangga.
Ternyata, penunjuk jalan Google Maps justru mengarahkan mereka ke jalan tersebut. Pasangan ini pun ngeri melihat jalan yang begitu sempit dan terjal, dengan dilengkapi tangga di dua sisi.
"Kalau cewek disuruh baca Google Maps, tiba-tiba lewat jalan beginian wkwk," tulis sang cewek dalam video TikTok.
Namun bukannya berbalik, cowok pengendara motor itu justru melakukan hal mengejutkan. Ia tetap menaiki motornya dan melewati jalan terjal tersebut dengan nekat.
Sontak, aksinya itu membuat kekasihnya yang membonceng dan memegang ponsel ketakutan. Sang kekasih terdengar berteriak histeris bahkan sampai membaca kalimat syahadat.
Baca Juga: Pria Makan Mi di Restoran, Auto Panik Lihat Review di Google: Nggak Lucu Banget
Sementara itu, sang cowok tetap percaya diri mengendarai motor melewati jalan terjal itu. Ia menjaga keseimbangan motornya untuk turun melewati jalan curam pejalan kaki tersebut.
Sedangkan sang kekasih terdengar berteriak semakin kencang. Namun, sang cowok justru terdengar tertawa beberapa kali saat mendengar kekasihnya ketakutan.
Momen itu sendiri langsung ramai dikomentari warganet. Mereka menuliskan beragam komentar kocak sampai menegur sang cewek yang tidak mau turun dulu.
"Kalau gue yang dibonceng milih turun dulu," sahut warganet.
"Langit, bisakah kau turunkan kawan yang bisa baca Google Maps," celutuk warganet.
"Disuruh baca Google Maps malah baca syahadat," komentar warganet.
Berita Terkait
-
Pria Makan Mi di Restoran, Auto Panik Lihat Review di Google: Nggak Lucu Banget
-
Cowok Curhat Susah saat Single, Kini Hidup Enak Berkat Menikah, Alasannya Bikin Meringis
-
Totalitas Kerja, Kurir Antar Makan Sampai ke Puncak Gunung Gede
-
Resep Viral Terong Kembang Api, Bikinnya Gampang Hasilnya Garing Kriyuk
-
Bruk! Suzuki Ninja Tubruk Beat Lalu Terpental ke Avanza, Pemotor Tewas di Lokasi
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
Terkini
-
Judi Online pada Anak Bukan Kenakalan, Melainkan Eksploitasi Digital
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Nama AHY Dikaitkan Kasus BGN, Demokrat Tegaskan Itu Fitnah
-
Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
-
BBM Naik, Pramono Optimistis Warga Jakarta Bakal Beralih ke Transportasi Umum
-
Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Serukan Tangkap Perempuan dan Anak-anak di Lebanon!
-
Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut
-
Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI
-
CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai
-
Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm