Suara.com - Seorang mahasiswi berinisial B di Petukangan Utara, Jakarta Selatan, berani bersuara setelah menjadi korban pelecehan yang dilakukan seorang lelaki di depan rumahnya.
Keberanian mahasiswi berbagi pengalaman setelah mendapati perilaku lelaki tak dikenal bemasturbasi di sepeda motor setelah menguntitnya pada Sabtu malam (16/10/21), menginspirasi sejumlah perempuan lain untuk bersuara lantang, walau melalui media sosial.
Para perempuan merinci pengalaman masing-masing yang mereka alami di masa lalu.
Salah satu korban yang berbagi pengalaman menyebut pelaku di Petukangan Utara yang videonya viral, orang stres.
Peristiwa itu mengingatkan pada pengalamannya sendiri dilecehkan orang ketika masih duduk di bangku sekolah dasar.
"Btw dulu di SD aku sering banget kejadian gini. Aku salah satu korbannya. Pas lagi nunggu jemputan di pagar tiba-tiba ada bapak-bapak pakai motor dateng di depan pagar terus ngeluarin anunya. Waktu pas lihat itu aku ngiranya pempek lenjer, eh pas sadar asalnya dari celana tu setan langsung."
Dua korban yang lain juga mengaku pernah mendapatkan pelecehan serupa ketika masih duduk di bangku sekolah.
"Waktu itu lagi jalan ramai-ramai mau kerja kelompok sama temen, tiba-tiba ada om-om naik motor, berhenti terus ngeluarin anunya, gue sama temen gue yang lain kaget dan langsung lari. Shock banget sumpah, sampai nangis," katanya.
"Aku pernah jadi korban ginian juga. Btw waktu masih kelas 10 ya Allah masih polos, lagi nunggu mama jemput di halte sekolah sama temenku satu orang, padahal jalannya ramai, tiba-tiba ada laki-laki berhenti di depanku persis, terus ngelakuin itu hweee langsung kabur," kata yang lain.
Baca Juga: Kejadian Langka di Jakarta: Seorang Lelaki Onani di Jok Motor Mahasiswi
Kesaksian perempuan yang lainnya lagi yang sering mendapatkan pelecehan menyebutkan bahwa pelaku sangat berani dan sering menunggunya pulang dari sekolah atau rental komik.
"Bahkan pernah dikejar, dia naik motor gue jalan terus akhirnya ngasal aja naik metromini. Tapi abis itu gue laporin ke ibu-ibu rental komik dan akhirnya alhamdulillah dia nggak muncul lagi."
Perempuan lainnya lagi mengaku dapat merasakan tekanan batin yang dirasakan korban di Petukangan Utara karena juga pernah mengalami kasus serupa.
"Pengalamanku juga begini soalnya, lagi jaga warung ada kakek-kakek di motor sambil lihat ke arah warungku lama banget, kalau aku lihatin dia malah pura-pura muter. Pas beraniin diri ngelihat matanya, dia malah ngeluarin si ikan lelenya, ya ampun mana item banget kecil lagi."
Pada umumnya perempuan yang mengungkapkan pengalaman buruk mereka tidak berani melakukan perlawanan terhadap pelaku pada saat mempertontonkan alat kelamin di tempat umum.
Tetapi salah satu perempuan yang berbagai pengalaman pada akhirnya tidak bisa lagi berdiam diri. Dia menunjukkan bukti video bagaimana dia menantang lelaki yang kelakuannya membuatnya jijik.
Berita Terkait
-
Dikritik Undang Anak Korban Pelecehan, Denny Sumargo Klarifikasi: Demi Atensi Hukum
-
Mahasiswi Korban Pelecehan di Pagar Alam Jadi Tersangka, Banjir Kecaman: Mantap Sekali Negara Kita!
-
Apa Itu Tonic Immobility dan Kenapa Korban Pelecehan Tidak Bisa Melawan?
-
Cara Lapor setelah Mengalami Pelecehan Seksual ke SAPA 129, Jangan Diam dan Menyalahkan Diri
-
Menteri PPPA Minta Siswi SMPN 6 Denpasar Korban Pelecehan Seksual Tak Dikeluarkan atau Dikucilkan
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?