Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia mengatakan, memang saat ini ketua umum partainya yakni Airlangga Hartarto belum secara gamblang menyatakan bakal maju di Pilpres 2024. Namun, menurutnya, jika diberikan amanah partai hingga publik Airlangga akan siap.
"Saya kira kalau diberi amanah partai, panggilan kepercayaan dari publik, rakyat, saya kira insyaAllah Pak Airlangga siap," kata Doli kepada wartawan, seperti dikutip Suara.com, Rabu (20/10/2021).
Menurut Doli, pada Musyawarah Nasional (Munas) Golkar terakhir sudah memutuskan bahwa di 2024 partainya harus mempunyai calon presiden sendiri. Menurutnya, parpol yang punya capres sendiri pasti memiliki pengaruh yang besar.
"Kedua, dalam pilpres sebelumnya kalau Golkar punya capres itu semangat, antusiasme, giroh kader tuh luar biasa tinggi. Maka kami memutuskan punya capres sendiri," katanya.
Doli mengklaim, Airlangga kekinian merupakan kader terbaik Golkar. Ia mengatakan, jika tidak terpilih sebagai ketua umum bukan lah kader terbaik partai.
"Nah tentu kalau bicara calon presiden, tentu kita harus memberikan kader terbaik kan, itulah kenapa diputuskan dalam Rapimnas dan Rakernas, kami memutuskan setelah menyerap aspirasi dari bawah, secara resmi disampaikan kami putuskan Pak Airlangga sebagai calon presiden," tuturnya.
Namun Doli juga menyadari bahwa saat ini elektabilitas Airlangga di setiap hasil survei masih rendah. Namun, ia mengatakan, partainya sudah mempunyai strategi tersendiri.
"Tapi kami punya strategi dan kemudian mekanisme monitoring di internal. Kami setiap hari konsolidasi ke bawah, dan membuat program-program yang mengukur antusiame publik kepada partai dan pak Airlangga," imbuhnya.
Baca Juga: Pilpres 2024, Analis: Jangan Terlena Rayuan Palsu Calon Presiden Boneka
Berita Terkait
-
Hari Ini Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera Berencana Deklarasikan Anies sebagai Capres
-
Bertemu Petinggi Uni Eropa, Menko Airlangga Bahas Kerja Sama Perubahan Iklim
-
Airlangga Tak Ingin Ada Praktik Korupsi Dalam Izin Ekspor Impor
-
Deklarasi Dukungan Anies Baswedan Maju Capres 2024 Digelar Besok
-
Gelar Tabur Bunga di TMP Kalibata Sambut HUT ke-57 Golkar, Begini Pesan Airlangga
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998
-
Prabowo Murka! Bunga Pinjaman Orang Miskin 24 Persen, Pengusaha Besar Cuma 9 Persen
-
Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara
-
Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Chromebook!
-
Menhub Absen Karena Sakit, DPR Tunda Rapat Bahas Rentetan Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur
-
Kejagung Mulai Selidiki Dugaan Pengurusan Perkara yang Menyeret Aspidum Kejati Sumsel
-
Peringati Tragedi Mei 1998, Komnas Perempuan Ingatkan Sejarah Kelam Kekerasan Seksual Massal
-
Pemilahan Sampah di Jakarta Dinilai Butuh Sistem Data yang Lebih Terbuka, Mengapa?
-
Jakarta Barat Dikepung Dua Proyek Besar, Arus Daan Mogot dan Latumenten Direkayasa
-
Anggota DPR Kecewa Menhub Absen Rapat Kecelakaan Maut: Yang Punya Gawe Kok Nggak Hadir?