Suara.com - Komisi I DPR RI mengatakan Presiden Joko Widodo hanya akan mengirimkan satu nama calon Panglima TNI. Menanggapi itu, peneliti Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis Indonesia atau Lesperssi, Beni Sukadis menilai Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono pantas dipilih apabila mengikuti rotasi.
Merujuk Pasal 13 Ayat 4 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, disebutkan Panglima dapat dijabat secara bergantian oleh perwira tinggi aktif dari tiap-tiap Angkatan yang sedang atau pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan. Apabila Panglima TNI saat ini dijabat oleh Angkatan Udara dan sebelumnya Angkatan Darat, maka seharusnya yang menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto ialah dari Angkatan Laut.
"Sedangkan kalau dari giliran, seharusnya KSAL Yudo Margono yang menjabat sebagai Panglima," kata Beni kepada Suara.com, Rabu (20/10/2021).
Akan tetapi Beni menilai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa yang lebih berpeluang. Melalui kacamata Beni, Andika pernah sukses mendorong kerjasama atau latihan militer di Amerika Serikat. Andika juga pernah mendapatkan medal of honor dari tentara angkatan darat Amerika Serikat pada 2020.
Meski demikian, Beni mengatakan bahwa siapapun yang terpilih seharusnya bisa lebih serius mendorong profesionalisme TNI. Jangan sampai calon yang terpilih nantinya sibuk dengan tugas yang tidak perlu.
"Kalau sibuk melakukan tugas yang bukan tupoksi, tentu menghambat profesionalisme karena tidak fokus dengan jati dirinya," ujarnya.
Sebelumnya, anggota DPR RI yang juga Ketua DPP Bidang Penggalangan Opini dan Media Partai Golkar Meutya Hafid membeberkan informasi yang didapat dari pihak Istana. Soal kapan Presiden Jokowi akan mengirimkan surat presiden tentang Calon Panglima TNI, guna ditindaklanjuti oleh DPR.
"Ya kurang lebih awal-awal November, begitu yang saya dengar terakhir," ujar Meutya Hafid di Jakarta, Selasa kemarin.
Mengutip telisik.id -- jaringan Suara.com, Meutya Hafid mengatakan, Jokowi hanya akan mengirimkan satu nama calon Panglima TNI. Ia berkaca dari pengalaman sebelumnya, ketika itu Jokowi hanya memberikan satu nama.
Baca Juga: Surat Presiden Calon Panglima TNI Segera Dikirim ke DPR, Meutya Hafid: Calon Tunggal
"Biasanya sih kalau di Komisi I, calon tunggal ya," katanya.
Seperti diketahui, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan memasuki masa purna bakti atau pensiun pada November 2021 mendatang. Sosok perwira penggantinya sebagai Panglima TNI pun mulai santer diperbincangkan.
Nama-nama seperti KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dan KSAL Laksamana Yudo Margono digadang-gadang sebagai pengganti. Pergantian Panglima menjadi sorotan karena TNI memiliki peran penting menjaga pertahanan negara.
Sehingga jabatan Panglima TNI menjadi salah satu posisi strategis dalam sistem pemerintahan di Indonesia. Berdasarkan kondisi tersebut, pemilihan Panglima TNI selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu.
Kendati demikian, UU No. 34/2004 mengisyaratkan pengajuan calon Panglima TNI merupakan hak prerogatif Presiden. Presiden mengusulkan satu orang calon Panglima TNI kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba