- Polresta Bandara Soetta menggagalkan dua penyelundupan benih lobster ilegal, mengamankan tiga tersangka berinisial DRS, H, dan HS.
- Modus penyelundupan BBL dilakukan menggunakan koper berisi kantong beroksigen melalui Terminal Kargo Soetta dan Batam.
- Total 85.750 ekor benih lobster berhasil disita, berpotensi menyelamatkan kerugian negara sekitar Rp4,28 miliar.
Suara.com - Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menggagalkan dua upaya penyelundupan benih bening lobster atau BBL ilegal tujuan luar negeri. Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga tersangka dan menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp4,28 miliar.
Kapolresta Bandara Soetta Kombes Wisnu Wardana mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama Polresta Bandara Soetta dengan pemangku kepentingan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
“Tiga tersangka yang diamankan seluruhnya laki-laki dan masing-masing berinisial DRS, H, dan HS,” kata Wisnu kepada wartawan, Rabu (4/2/2026).
Ketiga tersangka ditangkap di lokasi berbeda. DRS diamankan di Indramayu, Jawa Barat. H ditangkap di wilayah Nusa Dua, Bali. Sementara HS diamankan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Para tersangka diduga berperan sebagai kurir penyelundupan BBL ke luar negeri.
Modus yang digunakan dengan menyamarkan BBL ke dalam kantong plastik berisi oksigen, lalu dimasukkan ke dalam koper. Koper kemudian dikemas ulang menggunakan kardus dan kain untuk dikirim melalui Terminal Kargo Bandara Soetta serta jalur Batam, Kepulauan Riau.
Pengungkapan pertama terjadi pada Rabu (24/12/2025) setelah petugas Bea Cukai Bandara Soetta menemukan satu koper berisi 41.720 ekor BBL. Kasus kedua terungkap pada Jumat (9/1/2026) dengan temuan dua koper berisi 44.030 ekor BBL jenis pasir yang diduga akan dikirim ke Singapura.
“Seluruh upaya penyelundupan berhasil digagalkan oleh petugas Avsec dan Bea Cukai, kemudian diserahkan kepada Polresta Bandara Soetta untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas Wisnu.
Dari dua kasus tersebut, polisi menyita 85.750 ekor BBL jenis pasir dan mutiara, tiga paspor, satu unit telepon genggam, serta satu lembar label bagasi pesawat. Dengan estimasi harga Rp50.000 per ekor, kerugian negara ditaksir mencapai Rp4.287.500.000.
Baca Juga: Waspada! Tol Bandara Soetta Tergenang Pagi Ini, Lalu Lintas Macet Merayap
Para tersangka dijerat Undang-Undang Cipta Kerja, Undang-Undang Perikanan, serta Undang-Undang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Kiprah Norman Joesoef, Sosok Kunci Kerja Sama Drone Baykar dan Rudal BrahMos dengan Indonesia
-
Bulan Terbaik untuk Liburan ke Bali, Kapan Waktu yang Paling Ideal?
-
5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos
-
Bcrobes Dorong Riset Berbasis Mikrobioma, Ungkap Potensi Probiotik dalam Mendukung Terapi Jerawat
-
Api Mengamuk di Galangan Kapal Karangsong, 5 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Bisa Deteksi Makanan Busuk di Ompreng, Ini Inovasi BRIN untuk MBG yang Bikin Prabowo Kepincut
-
Keracunan MBG Marak Lagi, Bisakah Pengelola dan Pejabat Dipidanakan?
-
8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar
-
3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara