Suara.com - Ada kalanya, manusia dikuasai oleh perasaan galau dan tidak tahu harus berbuat apa. Lalu adakah doa saat galau, bingung, dan hilang arah menurut ajaran agama Islam?
Situasi bingung atau hilang arah itu memang merupakan hal yang wajar terjadi pada manusia. Lantas, bagaimana solusinya? Salah satunya dengan membaca doa saat galau, bingung, dan hilang arah.
Allah SWT akan memberi pertolongan kepada umat yang sedang bingung jika mengamalkan doa agar hati menjadi lebih tenang. Melansir sebuah video yang diunggah di kanal YouTube Hanan Attaki pada 28 September 2020 lalu, begini penjelasan ustadz Hanan Attaki mengenai keajaiban doa saat galau, bingung, dan hilang arah.
"Allah SWT berfirman di ayat ke 6-7 Surat Al-Fatihah, tunjukkan kami jalan yang lurus. Ketika kita meminta ditunjukkan jalan yang lurus kepada Allah, itu berarti ada pengakuan bahwa kita tidak tahu jalan. Allah lebih tahu", ustadz Hanan Attaki menyampaikan.
Ustadz Hanan Attaki menjelaskan bahwa pada saat kita merasa galau, bingung, dan hilang arah, kita bisa membaca Surat Al-Fatihah. Menurutnya, Surat Al Fatihah dapat menjadi doa saat bingung karena dalam ayatnya terkandung arti dan makna yang mendalam.
Lalu saat membaca ayat ke 6 Surat Al Fatihah, kita harus jujur kepada Allah SWT bahwa kita adalah manusia yang tidak tahu apa-apa, hanya Allah Yang Maha Tahu, maka dari itu kita memohon petunjuk kepada Allah SWT.
Ustadz Hanan Attaki meminta agar kita berdoa kepada Allah SWT berharap agar dibimbing pada jalan yang lurus. Jalan yang lurus ditafsirkan pada ayat ke 7 Surat Al-Fatihah, yaitu jalan orang-orang yang diberi nikmat, bukan jalan orang yang dimurkai, dan bukan jalan orang yang sesat.
Hal itu terdapat dalam ayat Ihdinas shiratal mustaqima, yang artinya "Tunjukilah kami jalan yang lurus”.
Berdasarkan penjelasan Ustadz Hanan Attaki, Shirat berarti jalan, jalan yang baik. Menurut Ibnu Abbas, “shirat” berarti agama Islam, dan ada ulama lain bilang, “shirat” berarti Al-Qur’an.
Baca Juga: Cara Membedakan Suara Hati dengan Bisikan Setan
Ada juga ulama yang berpendapat bahwa “shirat” berarti kelompok Ahlussunnah wal Jamaah. Ada juga ulama mengartikannya, “Tunjukilah kami jalan mereka yang berhak menerima surga".
Seperti itulah doa saat galau, bingung, dan hilang arah yang dapat kalian baca berdasarkan penjelasan Ustadz Hanan Attaki.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?