Suara.com - Belakangan baik di media online dan media sosial sering sekali muncul nama Aipda Ambarita. Tak sedikit yang kemudian bertanya-tanya, siapa Aipda Ambarita sebenarnya.
Aipda Ambarita adalah anggota kepolisian yang belakangan viral dan harus dimutasi. Profil Aipda Ambarita pun menyita perhatian banyak orang. Mari mengenal siapa Aipda Ambarita sebenarnya.
Siapa Aipda Ambarita?
Sosok polisi yang sangat populer di kanal YouTube Raimas Backbone ini mencuat setelah kabar mutasi yang diterimanya akibat kontroversi yang belakangan terjadi. Memiliki nama lengkap Monang Parlindungan Ambarita, sebelum dimutasi beliau tergabung dalam satuan Sabhara Polres Metro Jakarta Timur.
Aipda Ambarita sendiri sempat mengisi berbagai acara di televisi swasta. Hal itu sukses melambungkan namanya. Tak hanya karena ia memang memiliki pribadi yang menarik, namun sebagai anggota kepolisian beliau juga memahami benar tugas dan wewenang yang dimilikinya.
Setiap tugas dilakukan dengan baik, seperti misalnya melakukan razia balapan liar, patroli rutin di area Polres Metro Jakarta Timur, hingga menghalau oknum masyarakat yang akan mengadakan tawuran. Fungsi mengayomi benar-benar dijalankan dengan baik, dengan tujuan menciptakan kedamaian di masyarakat.
Kasus yang Menjadi Batu Sandungan
Sepak terjang Aipda Ambarita kemudian harus tersandung oleh dugaan kasus pelanggaran protokol yang dilakukannya. Kejadian bermula ketika sebuah video yang menunjukkan Aipda Ambarita memeriksa smartphone milik seorang pemuda.
Aksi itu dipermasalahkan publik lantaran Aipda Ambarita mengambil smartphone tanpa seizin pemiliknya, si pemuda tersebut.
Baca Juga: Potret Motor Gagah Aipda Ambarita saat Digunakan untuk Bertugas, Ternyata Penyuka Yamaha
Memang tampaknya sepele, namun hal ini ternyata melanggar protap yang sudah dimiliki anggota POLRI dalam melakukan pemeriksaan. Berangkat dari laporan ini, kemudian penyelidikan dilakukan dan hasilnya Aipda Ambarita terbukti melakukan pelanggaran.
Mutasi Ke Bagian Humas
Meski tidak terkonfirmasi secara langsung bahwa hal ini yang menyebabkan turunnya keputusan mutasi ke bagian Humas, namun dugaan sudah terlanjur tersebar. Kini, secara resmi Aipda Ambarita turut dalam satuan Humas, dan masuk ke subdit multimedia.
Sebenarnya ada ungkapan langsung dari Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus yang disampaikan pada awak media, bahwa mutasi ini sekedar tour of duty saja sebagai penyegaran. Namun apa fakta dibaliknya, mari kita nantikan kabar selanjutnya.
Demikian tadi sedikit ulasan mengenai siapa Aipda Ambarita, anggota kepolisian yang cukup tenar di media akhir-akhir ini.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
-
Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
-
Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar
-
Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026
-
Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia
-
Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru
-
Gercep Respons Bencana Alam, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua Diganjar KWP Awards 2026
-
Bareskrim Sita 23 Ton Pangan Ilegal di Pontianak, Pemasok Utama Diburu
-
Jejak Kelam Syekh Ahmad Al Misry, Pendakwah Ternama Diduga Lecehkan Santri Laki-laki
-
KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik, Ajukan Lima Rekomendasi Perbaikan Pemilu