Suara.com - Hari ulang tahun merupakan hari spesial spesial bagi setiap orang. Terlebih bagi seorang muslim, ulang tahun menjadi tanda bagi seseorang harus membuat dirinya menjadi lebih baik. Terdapat beberapa bacaan doa ulang tahun yang dapat dibacakan.
Perlu kalian ketahui, Rasulullah SAW memperingati hari kelahirannya dengan melaksanakan ibadah puasa di hari Senin sebagaimana tertera dalam sebuah hadist yang berbunyi, “Pada hari itu adalah hari dimana aku dilahirkan dan hari ketika aku diutus/diturunkan kepadaku wahyu pada hari itu.” (HR. Muslim)
Dalam memperingati hari ulang tahun, selayaknya umat muslim berdoa untuk memohon agar diberikan keberkahan, keselamatan, rezeki, dan panjang umur semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT.
Berikut ini adalah kumpulan bacaan doa ulang tahun lengkap dengan artinya yang bisa kamu panjatkan dalam perayaan ulang tahun.
Doa memohon panjang umur
Bacaan doa ulang tahun yang pertama adalah dengan memohon panjang umur. Seperti ini bunyinya.
“Allaahumma thowwil umuurona, wa shohhih ajsaadana, wa nawwir quluubana, wa sabbit iimaananaa wa ahsin a'maalanaa, wa wassi' arzaqonaa, wa ilal khoiri qorribnaa wa 'anisy-syarri ab'idnaa, waqdhikhawaa-ijana fiddiini waddunyaa wal aakhirati innaka 'alaa kulli syai-in qodiir.”
Artinya: "Ya Allah, panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."
Baca Juga: Bacaan Doa Niat Puasa Senin Kamis Serta Keutamaannya
Kemudian, doa ulang tahun yang berikutnya adalah untuk meminta keselamatan dunia dan akhirat.
“Allahumma innaa nasaluka salaa matan fiddiini wa 'aafiyatan fiiljasadi waziyaa datan fililmi wabarokatan fiiriziqi wataubatan qoblal mauti warohmatan indal mauti wamaghfirotan ba'dal maut”
Artinya: "Ya Allah kami memohon kepada-Mu keselamatan dalam agama, dan kesegaran atau kesejahteraan pada tubuh dan penambahan ilmu, dan keberkahan rizqi, serta taubat sebelum mati dan rahmat di waktu mati, dan ampunan sesudah mati"
Dalam doa ulang tahun, kalian juga jangan lupa untuk meminta kepada Allah SWT untuk diberi rezeki yang halal dan barokah.
“Allahumma innii as-aluka an tarzuqonii rizqon halaalan waasi'an thoyyiban min ghairi ta'abin wala masyaqqatin walaa dloirin walaa nashabin innaka 'a-laa kulli syai-in qodiir.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Selama Ramadan, 35 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik