Suara.com - Meski kasus terus melandai, pandemi belum berakhir. Sebagian besar masyarakat terpantau cukup sadar akan hal ini, sehingga tingkat kepatuhan menjaga protokol kesehatan (Prokes) tetap tinggi. Kendati demikian, seiring dengan relaksasi kegiatan dan penurunan level PPKM, disiplin Prokes di beberapa daerah mulai terlihat mengendor. Perlu upaya bersama semua pihak untuk tetap mengoptimalkan perlindungan kesehatan, mengingat pandemi adalah perang panjang dan ancaman virus Covid-19 masih ada.
Pada 3 minggu terakhir, data monitoring perubahan perilaku, Satgas Penanganan Covid-19 menunjukkan tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan sudah sangat baik.
"Rata-rata skor memakai masker sudah mencapai 8,25 dalam 3 minggu terakhir. Sedangkan skor menjaga jarak dan mencuci tangan di angka 8,02 pada periode yang sama (rentang skor antara 1 - 10)," kata Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19 Sonny B. Harmadi, Minggu (24/10/2021)
Namun, data satgas juga menunjukkan sejak tanggal 3 hingga 22 Oktober 2021, daerah yang mengalami penurunan kepatuhan protokol kesehatan terus bertambah.
"Penurunan kepatuhan protokol kesehatan tidak hanya pada level kabupaten/kota, tetapi juga di tingkat kecamatan," ujar Sonny.
Sebagai gambaran, pada 3 Oktober lalu, ada 8,13% kabupaten/kota dengan tingkat kepatuhan memakai masker di bawah 60%. Sedangkan pada 22 Oktober, jumlah kabupaten/kota yang termasuk zona merah kepatuhan memakai masker di bawah 60% tersebut naik menjadi 10,19%. Pada periode yang sama, jumlah kecamatan yang termasuk zona merah kepatuhan memakai masker bertambah dari 12,99% menjadi 14,62%.
"Jika ini terus terjadi, tentu meningkatkan potensi kenaikan kasus COVID-19 di Indonesia," kata Sonny.
Penerapan protokol kesehatan secara disiplin dan konsisten mutlak dibutuhkan di tengah peningkatan mobilitas penduduk, agar tidak terjadi gelombang ketiga.
"Saat kasus sedang melonjak ataupun melandai, perilaku masyarakat harus tetap sama dalam menerapkan 3M. Selalu pakai masker, jaga jarak dan jangan berkerumun, serta rajin mencuci tangan pakai sabun," ucap Sonny.
Baca Juga: Ed Sheeran Positif Covid-19, Begini Kondisinya Saat Ini
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate berulang kali mengingatkan masyarakat supaya tidak lengah meski kasus Covid-19 terus menurun.
"Pemerintah senantiasa mengingatkan masyarakat untuk terus jaga Prokes dan segera divaksin karena kita semua tidak menginginkan lonjakan kasus Covid-19 berulang," kata Johnny.
Johnny juga meminta kepala daerah untuk mencermati menurunnya tingkat kepatuhan menjaga protokol kesehatan di daerah mereka.
"Kepala daerah tidak boleh lengah, terus kawal masyarakat dalam disiplin jaga Prokes serta menggencarkan vaksinasi," pungkas Johnny.
Berita Terkait
-
Kabar Gembira, Covid-19 di Bandung Barat Sisa 16 Orang
-
Ini Aturan Baru Perjalanan Laut, Darat dan Udara Pandemi Covid-19
-
Wisata di DIY Tetap Boleh Buka Tanpa CHSE Pasca Penurunan Level PPKM
-
17 Santri dan Ustadz Kena Covid-19 Isoman, Depok Pastikan Tak Ada Aktifitas di Pesantren
-
Wagub DKI: Berwisata di 59 RTH Jakarta Harus Prokes Ketat
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Maut Bekasi Timur, Tegaskan Dukung Investigasi
-
Mendagri Ajak Pemda di Tanah Papua Perkuat Kolaborasi Dukung Program Perumahan
-
Taksi Diduga Picu Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Menhub Serahkan Investigasi ke KNKT
-
Media Asing soal Kecelakaan KA vs KRL di Bekasi: Kecelakaan Kereta Api Mematikan di Indonesia
-
Revisi UU Pemilu Didorong Transparan dan Segera Dibahas, DPR Soroti Jangan Ada 'Ruang Gelap'
-
Evakuasi Korban Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Masih Berlangsung, Kantong Jenazah Terus Berdatangan
-
Target 4 Tahun Jadi 1,5 Tahun, DPR Puji Kecepatan Mentan Amran Wujudkan Swasembada Beras!
-
Oknum Hakim Terseret Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Diduga Masuk Struktur Yayasan
-
25 Perjalanan KA Jarak Jauh Dibatalkan Pasca Kecelakaan, Ini Daftar Lengkapnya
-
Perjalanan Kereta di Stasiun Gambir dan Senen Dibatalkan Imbas Kecelakaan di Bekasi