Suara.com - Seseorang akan merasakan nikmatnya sehat setelah dia merasakan betapa tidak enaknya sakit. Bagi yang sedang sakit, dianjurkan untuk membaca doa meminta kesembuhan. Adapun bacaan doanya seperti berikut ini.
Baca doa kesembuhan bukan hanya sebagai salah satu upaya agar lekas diberi kesehatan, tapi juga sebagai upaya memohon ampunan atas segala dosa dan agar lebih mendekatkan diri pada Allah SWT.
Rasulullah SAW juga sering membaca doa memohon kesehatan dan kesembuhan kepada Allah SWT, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk para sahabat. Berikut ini doa meminta kesembuhan yang dilansir dari berbagai sumber, Minggu (24/10/2021).
Doa Memohon Kesehatan dan Kesembuhan
Nabi Ayyub AS menderita penyakit langka dan sulit disembuhkan. Meski demikian, Nabi Ayyub tetap berdoa dan memohan kesembuhan tidak pernah menyerah dan terus memohon kesembuhan.
Lalu bagaimana doa Nabi Ayyub itu? Adapun doa mohon kesembuhan yang Nabi Ayyub AS amalkan tertertuang juga dalam QS. Al Anbiyaa ayat 83 yang bunyinya seperti berikut ini.
Robbi annii massaniyadh dhurru wa anta arhamar roohimiin.
Artinya: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang."
Ada juga doa mohon kesembuhan dan ampunan lainnya yang juga sering diamalkan Rasulullah SAW. Saat membaca doanya, Rasulullah SAW selalu menyebutkan nama orang yang sakit tersebut.
Baca Juga: Doa Setelah Sholat Fardhu: Bacaan Latin dan Urutannya
Hal tersebut dilakukan ketika Rasulullah SAW menengok Sa’ad bin Abi Waqqasah, Rasulullah SAW menyebutkan nama "Sa’ad" ketika membaca doa kesembuhan dan pengampunan. Adapun bunyi doanya sebagai berikut.
Allahummasyfi Sa‘dan. Allahummasyfi Sa‘dan. Allahummasyfi Sa‘dan.
Artinya, "Tuhanku, sembuhkan Sa‘ad. Tuhanku, sembuhkan Sa‘ad. Tuhanku, sembuhkan Sa‘ad."
Selain bacaan doa di atas, ada juga doa kesembuhan lainnya. Hal tersebut tertuang juga dalam hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim.
Allahumma rabban nasi, adzhibil ba’sa. Isyfi. Antas syafi. La syafiya illa anta syifa’an la yughadiru saqaman.
Artinya: "Tuhanku, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit. Berikanlah kesembuhan karena Kau adalah penyembuh. Tiada yang dapat menyembuhkan penyakit kecuali Kau dengan kesembuhan yang tidak menyisakan rasa nyeri."
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
Terkini
-
Waspada Penipuan! KPK Bantah Ada WA kepada Pimpinan Badan Usaha dari Deputi Korsup
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Bukan Hanya TNI, Legislator PDIP: Kasus Andrie Yunus Bisa Berkembang, Mungkin Pihak Sipil Terlibat
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Komisi III DPR Tekankan Sinergi Polri-TNI Tangani Kasus Andrie Yunus Sesuai KUHAP Baru
-
Tok! Komisi III DPR Resmi Bentuk Panja Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Angin Kencang Picu Api Mengganas, Deretan Lapak di Kalideres Ludes Terbakar
-
Kapan Lebaran 2026? Arab Saudi Ajak Umat Muslim Pantau Hilal Pakai Teropong atau Mata Telanjang
-
Masyarakat Tetap Bisa Akses Layanan Informasi KPK saat Libur Panjang Nyepi dan Lebaran
-
AS dan Israel Dinilai Kewalahan Hadapi Iran, Pengamat Senior Ungkap Faktor Kunci Kekuatan