Suara.com - Membaca Al-Quran merupakan amalan ibadah yang wajib untuk dilakukan oleh setiap umat muslim. Namun kadang kita kurang semangat melakukannya. Lalu bagaimanakah cara agar semangat membaca Al-Quran?
Al-Quran menjadi kita suci yang diturunkan kepada Rasulullah SAW melalui Malaikat Jibril. Perintah untuk membaca Al-Quran ini termaktub dalam hadist Rasulullah SAW.
Kata ‘Abdullah ibn Mas‘ud, Rasulullah SAW bersabda, “Siapa saja membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur’an), maka dia akan mendapat satu kebaikan. Sedangkan satu kebaikan dilipatkan kepada sepuluh semisalnya. Aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf. Akan tetapi, alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf,” (HR. At-Tirmidzi).
Dilansir dari laman Jabar Kemenang, keistimewaan membaca Al-Quran dapat menjadikan suasana sekitar menjadi lebih damai, tenang dan penuh keberkahan. Sehingga banyak orang yang berbondong-bondong untuk membaca dan mengkhatamkan Al-Quran terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah.
Namun sering kali seseorang menjadi malas untuk membaca Al-Quran di luar bulan Ramadhan. Berikut ini adalah cara agar semangat membaca Al-Quran yang perlu diketahui.
Dilansir dari kanal YouTube Syekh Ali Jaber yang diunggah pada 13 September 2020 menjelaskan bagaimana cara semangat membaca Al-Quran.
Syekh Ali Jaber menganjurkan bagi setiap umat muslim untuk membaca doa: “Ya muqollibal quluub tsabbit quluubanaa ‘alaa dinnik”.
Artinya: “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu."
Doa ini dapat dibaca setelah membaca doa pada posisi sujud dalam sholat. Syekh Ali Jaber berkata, “Setelah kita membaca Subhana robbi al a’ala langsung membaca Ya muqollibal quluub tsabbit quluubanaa ‘alaa dinnik,”.
Baca Juga: Amalan Saat Terbangun di Malam Hari, Ini Kata Syekh Ali Jaber
Setelah itu, seorang muslim harus senantiasa memperbanyak istighfar setiap saat. Syekh Ali Jaber menurutkan bahwa seorang yang sibuk memikirkan urusan dunia yang membuat seseorang berdosa akan membuat iman menjadi lemah. Oleh karena itu diharuskan untuk memperbanyak istighfar kepada Allah SWT.
Demikian adalah cara agar semangat membaca Al-Quran yang disarankan oleh Syekh Ali Jaber dalam kanal YouTube miliknya yang diunggah pada 13 September 2020 silam. Semoga informasi berikut ini dapat membantu kamu untuk dapat terus bersemangat membaca Al-Quran.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?