Suara.com - Tingginya angka kematian akibat Covid-19 menginspirasi beberapa pengusaha untuk membuat pameran kematian di Moskow, Rusia.
Menyadur RFERL Kamis (28/10/2021), pameran dagang dengan konsep pemakaman mewah ini sangat diminati, seiring dengan banyaknya orang yang kehilangan anggota keluarga di masa pandemi.
Pameran NECROPOLIS-TANEXPO Moskow yang berlangsung dari 26-28 Oktober ini juga menunjukkan simulasi upacara pemakaman dengan sentuhan lembut dan penuh kasih.
Proyek bersama dari pameran dagang NECROPOL Rusia dan TANEXPO Italia ini adalah yang terbesar dari jenisnya dan menampilkan tren terbaru dalam pemakaman Eropa dan Rusia.
Mulai peti mati dari bahan berkualitas tinggi hingga desain terkini untuk rumah duka, pameran ini selalu menarik minat banyak orang.
Ada juga kelas pembalseman, pelajaran tentang "Bunga Bunga Ritual" dan kelas yang didedikasikan untuk kompleksitas hukum manajemen pemakaman.
Oksana Zhavoronko, manajer proyek untuk pameran NECROPOLIS Rusia, mengatakan pandemi virus corona telah mengakibatkan lonjakan minat pada industri pemakaman.
"Lebih banyak orang datang untuk menghargai profesi kami," katanya, "karena dalam dua tahun terakhir ini kematian telah menimpa begitu banyak orang."
Rusia mengalami peningkatan angka kematian yang tajam pada tahun 2020 ketika pandemi virus corona mengambil korban yang suram, dan itu tampaknya akan terus berlanjut.
Baca Juga: Influencer Ini Nekat Unggah Foto di Depan Peti Mati Ayah, Tuai Kecaman Publik
Pada 27 Oktober, negara itu melaporkan rekor 1.123 kematian akibat COVID-19 selama 24 jam terakhir.
Zhavoronko mengatakan sekitar 1.000 orang mengunjungi pameran pada 26 Oktober, termasuk para profesional di industri pemakaman.
Pengunjung juga datang dari kalangan seniman yang datang untuk melihat peragaan busana gaun berkabung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
Terkini
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo
-
Setyo Budiyanto Jelaskan Alasan KPK Ubah Aturan Gratifikasi: Nilai Rupiah Harus Disesuaikan
-
Penuhi Kebutuhan Korban Banjir di Pemalang, Kemensos Dirikan Dapur Umum dan Distribusi Bantuan
-
Ucap Syukur Istri Hogi Minaya Usai DPR Minta Kasusnya Dihentikan: Alhamdulillah Kami Dapat Keadilan