Suara.com - Momen istri yang kaget mendapati kamarnya sudah berantakan baru-baru ini menjadi viral. Bagaimana tidak, ia melihat pakaiannya sudah digunting dan skincare dihancurkan oleh sang suami.
Hal ini dibagikan oleh akun TikTok @unicornkecilll. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 3 juta kali dan mendapatkan 240 ribu tanda suka.
"Terkadang terlalu cinta bisa membuat manusia lupa diri," tulis sang istri sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Minggu (31/10/2021).
Dalam video, sang istri baru saja pulang ke rumah. Ia begitu syok melihat kamarnya yang sudah berantakan. Baju-baju tampak bertebaran di seluruh kamar.
"Kaget banget pulang main, tiba-tiba kamar sudah acak-acakan," curhatnya.
Ia semakin syok saat melihat kondisi pakaiannya yang berserakan. Ternyata, seluruh pakaian satu lemari miliknya sudah digunting.
Namun, sang istri mengungkapkan kejanggalannya. Ia menunjukkan semua pakaian yang digunting adalah baju untuk pergi. Sedangkan daster dan pakaian kerja masih aman.
"Baju satu lemari digunting-gunting, cuma sisa seragam kerja sama daster."
Tak hanya pakaian, seluruh make up sampai skincare miliknya juga hancur. Seluruh make up dan skincare terlihat sudah mengotori lantai kamarnya. Begitu pula dengan barang lainnya.
Baca Juga: Sadis! Suami Tusuk-tusuk Wajah Istri Pakai Gunting di Rumah Sakit
"Make up skincare dihancurin. Catok rambut dipatahin. Sandal digunting-gunting."
Istri ini lantas membeberkan semua itu adalah perbuatan suaminya. Ia mengungkap sang suami menghancurkan barang-barang miliknya agar tidak tampil cantik lagi.
Rupanya sang suami takut jika istrinya itu berpenampilan cantik di depan lelaki lainnya.
"Semua ini dilakukan supaya tidak bisa tampil cantik di depan cowok lain."
Sontak, situasi yang dialami oleh istri itu langsung menuai komentar negatif warganet. Mereka ramai menyarankan agar wanita itu meminta ganti rugi sampai melaporkan ke polisi.
Pasalnya, perbuatan sang suami yang menghancurkan barang-barang miliknya dinilai sangat merugikan.
Berita Terkait
-
Sadis! Suami Tusuk-tusuk Wajah Istri Pakai Gunting di Rumah Sakit
-
Pegawai Minimarket Lari Kejar Mobil, Pengemudi Disebut Curi Barang Ini dari Toko
-
Viral Pria Tunjukkan Desain Toilet Tak Biasa, 'Nggak Kebayang Kalau Lagi BAB'
-
Viral Kurir Makanan Ajak Pembeli Lakukan Ini, Auto Syok: Astaghfirullah Ingat Bini Pak
-
Viral Kakek Meninggal saat Pengajian, Pertanyaan Terakhirnya ke Ustaz Jadi Sorotan
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru