Suara.com - Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyatno ogah berkomentar banyak soal video viral artis Nia Ramadhani dan suaminya Ardi Bakrie diduga makan di sebuah restoran mewah bersama anaknya di tengah masa rehabilitasi atas kasus penyalahgunaan narkoba.
Setyo menyerahkan kasus berkeliarannya pasangan suami istri ini kepada Badan Narkotika Nasional atau BNN selaku pihak penanggung jawab rehabilitasi.
"Rehab kewenangan BNN, silahkan tanya mereka," kata Setyo saat dikonfirmasi, Selasa (2/11/2021).
Menurut Setyo, Polres Metro Jakarta Pusat hanya memiliki wewenang terkait proses hukum atas kasus penyalahgunaan narkobanya. Kasus ini sendiri, kata dia, telah memasuki tahap satu di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.
"Kalau Polres perkara hukumnya, dan sudah tahap satu di kejaksaan," katanya.
Terpisah, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Indrawenny Panjiyoga justru menyebut video viral Nia dan Ardi makan bersama keluarga di restoran diduga video lama sebelum keduanya tersandung kasus narkoba. Dia juga mengklaim telah melakukan pengecekan.
"Itu sudah saya cek mereka masih direhabilitasi dan itu kayaknya video lama," kata Panjiyoga.
Video Nia dan Ardi makan bersama anak-anaknya ini diunggah oleh akun gosip @Gosip_Terviral di Instagram sepekan lalu.
Warganet yang melihat video itu ikut penasaran. Banyak yang menduga pasangan suami istri telah meninggalkan panti rehabilitasi, tak jarang juga warganet menyebut video lawas.
Baca Juga: Tahu Sosok yang Membuatnya Dipenjara, Jennifer Jill: Teman Dekat
"Nggak ada beritanya tuh di TV tau-taunya udah keluar lagi," komentar akun @rifannataufik14.
"Video lama apa baru? Soalnya semisal dah bebas pun, mereka gak akan mungkin seberani ini update story di tempat umum begini," timpal @awnetizen.
"Gak adil. Artis kalau tersandung narkoba, cepet banget bebas, kalau kalangan rakyat biasa bisa sampe bertahun" sahut @aka.p.ii.75.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital