Suara.com - Ditonton lebih dari dua juta kali, sebuah video seorang remaja merekam sebuah bangunan sekolah jadi viral.
Pasalnya sekolah yang ia rekam sedang tidak dalam keadaan normal, namun tengah kebakaran.
Dengan santainya, anak remaja tersebut merekam diri sendiri dan mengalihkan rekaman ke sisi bangunan sekolah yang tengah dilalap si jago merah.
"Muka baru bangun," tulis akun @dudapemberani pada video tersebut.
Pada video itu juga terlihat segerombolan orang tengah berbondong-bondong berusaha memadamkan api dan menyematkan barang-barang dari bangunan.
Selain ditonton dua juta kali, video tersebut telah mendapatkan berbagai respons dari waranet
"Tetap cool ya bro walaupun sekolah kebakaran," komentar warganet.
"Mantap, sekolah libur lagi nih sampai bangunannya jadi," tambah warganet lain.
"Ini dalem hati pasti seneng sekolahnya jadi libur lagi," tulis warganet di kolom komentar.
Baca Juga: Viral, Emak-emak Coba Terobos Rombongan Wapres Ma'ruf Amin Saat Berkunjung ke Kaltim
"Bukannya nolongin malah bikin konten tiktok sampai FYP," imbuh warganet lain.
"Wah terdapat aura kemenangan di wajahnya ya," timpal lainnya.
Video tersebut juga telah disukai lebih dari 289 ribu akun.
Saat kebakaran, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:
- Jangan menunda keluar rumah.
- Lupakan barang berharga ataupun hewan peliharaan.
- Jangan menyelidiki penyebab kebakaran atau asal mula api berasal.
- Cobalah merangkak di lantai jika ada asap. Hal ini karena udara di dekat lantai lebih bersih.
- Saat di lantai, taruh hidung serendah mungkin agar seminim mungkin menghirup asap. Menghirup asap yang beracun bisa membuat seseorang tidak sadarkan diri.
- Saat keluar, buka hanya pintu yang diperlukan untuk jalan keluar dan tutup semua pintu yang terbuka untuk memperlambat penyebaran api.
- Sebelum membuka pintu, rasakan dulu pintu dengan punggung tangan. Jika hangat, jangan membukanya, itu menjadi tanda ada api di balik pintu.
- Jika melarikan diri dengan orang lain, tetaplah bersama sebisa mungkin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Sudinsos Jakbar Buru Wanita Viral Hobi Makan Gratis dan Tak Bayar Ojol: Warga Resah
-
Yaqut Ungkap Alasan Pembagian Kuota Haji 2024: Satu-satunya Pertimbangan Adalah Hibtun Nafsi
-
Beda dari NasDem, Golkar Usul Parliamentary Threshold 5 Persen: Moderat dan Tetap Representatif
-
Pasukan Banser Kawal Ketat Sidang Praperadilan Eks Menag Yaqut di PN Jaksel
-
Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Kawal Akurasi Data Penerima Bansos dari Tingkat Desa
-
Microsleep Picu Tabrakan Dua Bus Transjakarta di Koridor 13, Pramono Minta Operator Disanksi
-
Aktivis UNY Perdana Arie Resmi Bebas dari Lapas Cebongan, Tegaskan Tetap Suarakan Keadilan
-
KPK Tak Hadir hingga Sidang Praperadilan Gus Yaqut Ditunda, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Pramono Stop Izin Bangun Lapangan Padel di Pemukiman, yang Sudah Buka Operasional Sampai Jam 20.00
-
Sidang Praperadilan Perdana Gus Yaqut Digelar, KPK Absen dan Ajukan Penundaan Sidang