Suara.com - Seorang jutawan di China menarik seluruh tabungannya setelah ia menganggap diperlakukan tidak baik dan diminta untuk mengenakan masker.
Menyadur World Of Buzz Selasa (2/11/2021), insiden tersebut terjadi di kota Shangsai, China, namun identitas jutawan tersebut tidak diungkapkan.
Insiden tersebut berawal ketika sang jutawan datang ke Bank of Shanghai, namun ketika sampai ia diminta untuk mengenakan masker.
Jutawan tersebut tidak terima dan memutuskan untuk menarik semua tabungannya dan memindahkannya ke bank lain.
Dilaporkan bahwa pria itu awalnya menarik 5 juta yuan (Rp 11,1 miliar ). Jumlah tersebut adalah batas penarikan uang tunai maksimum.
Jutawan tersebut mengatakan bahwa dia akan kembali setiap hari sampai semua tabungannya habis. Dan pegawai bank tersebut diminta untuk menghitungnya secara manual.
Daily Mirror mengungkapkan jika sang jutawan mengungkapkan kekecewaannya terhadap layanan bank di akun media sosialnya.
Ia mengklaim bahwa staf bank memberikan layanan terburuk, dan meragukan jika ia memiliki uang puluhan juta yuan di rekeningnya.
"Karena sikap ini, saya bisa menarik semua uang dan menaruhnya di bank lain," kata jutawan itu.
Baca Juga: Lagi, China Pecat Pejabat Pemerintah yang Lalai Tangani Pandemi COVID-19
Dalam sebuah foto yang beredar di media sosial, sang jutawan tersebut terlihat memasukkan uang kertas 100 yuan ke dalam koper dan mengangkutnya menggunakan mobil mewah.
Pihak bank bersikeras bahwa para stafnya sudah memberikan pelayanan terbaik kepada jutawan tersebut, namun ditolak.
"Klien berharap yang lebih tinggi dari layanan yang diberikan," jelas pihak bank dikutip dari Daily Mirror.
Pihak bank juga mengatakan bahwa jutawan itu marah setelah diminta untuk memakai masker.
Tidak jelas apakah pria itu telah kembali untuk menarik sisa uangnya setelah insiden tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!