Suara.com - Seorang remaja laki-laki berusia 19 tahun di Bhiwandi, India diduga menyerang ayah dari teman perempuannya karena tidak mengizinkan mereka berbicara satu sama lain. Pria berusia 49 tahun tersebut menderita luka serius di bagian kepala.
Mengutip India Today, Jumat (5/11/2021), Mohammed Ansari diserang pada Rabu malam (3/11/2021) ketika dia bertikai dengan remaja tersebut.
Pelaku penyerangan tersebut, Arbaj Khan, mendekatinya untuk berbicara dan Ansari mulai meneriakinya karena menguntit serta memanggil putri dan keponakannya untuk hal-hal yang tidak perlu.
Pertikaian tersebut berubah menjadi kekerasan ketika Arbaj mulai menyerang Ansari dengan pisau. Ansari akhirnya dilarikan ke rumah sakit usai diserang.
“Ansari marah karena putri dan keponakannya mengadukan pelecehan yang dilakukan tersangka,” jelas petugas kepolisian daerah Shanti Nagar dalam laporan Hindustan Times.
“Di sisi lain, terdakwa mengklaim bahwa mereka hanya berteman dan karena itu, dia berbicara kepada mereka dan bertemu dengan mereka. Ansari memarahinya di depan banyak orang dan memintanya untuk mendapatkan pekerjaan sebagai gantinya.”
“Terdakwa menjadi marah dan dia mulai menyerang kepala Ansari dengan pisau sampai dia berlumuran darah. Sebelum orang yang lewat bisa menghentikannya, dia melarikan diri dari tempat itu.”
Petugas kepolisian tersebut menambahkan, “namun polisi membentuk tim untuk menangkapnya dalam waktu tiga jam. Ansari mengalami luka serius di kepalanya dan dirawat di rumah sakit.”
(Jacinta Aura Maharani)
Baca Juga: Tega Kali, Bayi Perempuan Dibuang di Depan Rumah Warga di Sumut
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi