Suara.com - Setiap orang tentu saja ingin menjalani hidup yang tenang dan bahagia. Namun tak jarang hal tersebut belum bisa terwujud. Bahkan ada yang malah minta ke orang lain agar hidupnya tenang dan bahagia dapat segera terwujud. Lantas, bagaimana kunci hidup tenang di dunia?
Melansir tayangan di kanal YouTube Taman Surga.Net (7/7/2020), Ustadz Abdul Somad menerangkan tentang kunci hidup tenang. Mari kita simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
Menurut Ustadz Abdul Somad, ada 4 amalan yang perlu dilakukan sebagai kunci hidup tenang, yaitu wudhu, sholat, dzikir, membaca Al-Qur'an.
"Ketenangan itu letaknya di hati, yang memasukkan ketenangan ke hati itu Allah. Allah akan memasukkan ketenangan kalau orang itu berwudhu", jelas Ustadz Abdul Somad.
"Yang kedua sholat. Minta tolonglah pada Allah dengan sabar dan sholat", tambah Ustadz Abdul Somad.
Selalu mengingat Allah SWT adalah cara yang paling mendasar bagi Umat Muslim agar hati kita merasa tentram. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam QS Ar-Ra’d ayat 28, yang artinya:
“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram".
Dalam bahasa Al-Qur’an, mengingat Allah SWT dapat diartikan juga dengan berdzikir. Itu artinya dengan berdzikir, mengingat kebesaran serta nikmat yang telah diberikan oleh-Nya, maka kita akan mendapatkan ketentraman dalam hati.
"Yang ketiga dzikir. Dzikir yang paling pertama, astaghfirullahaladzim. Siapa yang banyak-banyak istighfar, yang hidupnya sempit akan dilapangkan oleh Allah", Ustadz Abdul Somad menjelaskan.
Baca Juga: Ditanya Jemaah Kenapa Hidup di Dunia Banyak Cobaan, Begini Ceramah Ustaz Abdul Somad
"Terakhir yang keempat membaca Al-Qur'an. Malam jumat baca Al-Qur'an bagus. Apa yang dibaca? Surat Al-Kahfi. Baca Surat Yaasiin bukan malam jumat, tapi tiap malam", Ustadz Abdul Somad menambahkan.
Islam adalah agama yang tentram, agama yang memberikan ketenangan, dan juga merupakan agama yang memberikan kedamaian. Dengan memeluk Islam, mempelajari ilmunya, kemudian mengamalkannya, maka niscaya kita akan mendapatkan ketenangan dalam hidup. Oleh karena itu, agar mendapatkan ketenangan hidup, kita perlu melakukan amalan-amalan seperti yang telah disebutkan di atas.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Tag
Berita Terkait
-
Detik-detik Ustaz Abdul Somad Diadang Warga di Kutai Barat, Ada yang Naik ke Kap Mobil
-
Ustaz Abdul Somad Unggah Foto Bareng Jusuf Kalla, Singgung Soal 'Makar'
-
Misi Menembus Meja Humas: Saat UAS Jadi Saksi Bisu Mahasiswi Pantang Menyerah
-
Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Das'ad Latif Tak Hadiri Undangan Presiden Prabowo, Ini Alasannya
-
Apa Hukum Minum Obat Penunda Haid agar Bisa Puasa Ramadan Penuh? Ini Kata Ulama
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua