Suara.com - Banjir setinggi satu meter melanda kawasan permukiman warga di Kampung Duku Rukun Tetangga (RT) 06 RW 02 Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Minggu (7/11/2021).
Ketua Rukun Tetangga 06 Ahmad Bari saat ditemui di lokasi, Minggu mengatakan genangan di wilayahnya tersebut terjadi sejak pukul 13.00 WIB lantaran hujan deras melanda Jakarta Selatan.
"Dari tadi jam 1 siang, hujan terlalu lebat kemudian drainase di sini juga agak tersumbat. Ketinggiannya bervariasi. Bahkan kalau yang di pinggir kali itu setengah leher, lebih 1,5 meter lah," kata Ahmad.
Dia mengatakan sedikitnya 95 persen kepala keluarga (KK) dari total 100 KK di wilayahnya tersebut terdampak genangan.
"Kalau yang di RT hampir 95 persen kita kebanjiran. Mohon bantuannya kepada seluruh instansi terkait mengenai banjir ini bagaimana menanggulangi banjir ini," ujar Ahmad.
Kendati demikian, dia mengatakan bahwa warga yang terdampak belum berencana mengungsi dan masih bertahan di lantai dua rumah masing-masing.
"Belum ada, karena umumnya di sini rumah warga lantai dua, jadi sementara di situ," ungkap Ahmad.
Pantauan Antara di lokasi, genangan banjir telah memasuki rumah warga, bahkan belasan motor di gang warga pun turut terendam.
Baca Juga: Jalur Kereta Pondok Ranji-Kebayoran Baru Terendam Banjir, KRL Berhenti di Tengah Jalan
Tag
Berita Terkait
-
Jalur Kereta Pondok Ranji-Kebayoran Baru Terendam Banjir, KRL Berhenti di Tengah Jalan
-
Genangan Air Banjir di Kemang, Sudin SDA Jaksel Kerahkan Dua Pompa Stasioner
-
Diguyur Hujan Deras, 21 RT di Jakarta Kebanjiran hingga 1,5 Meter
-
Lebih dari Enam Jam, Target Anies Turunkan Banjir di Jakarta Kemarin Tak Tercapai
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI
-
Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas
-
Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni
-
Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030
-
Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah
-
Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan
-
Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!
-
Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi
-
Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti
-
Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah