Suara.com - Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi pada Minggu (7/11/2021) mengatakan, dia mengetahui siapa yang menyerang rumahnya dengan drone dan berjanji akan menghukum mereka yang berada di balik upaya pembunuhan itu.
“Kami akan mengejar mereka yang melakukan kejahatan kemarin. Kami mengenal mereka dengan baik, dan kami akan mengungkap mereka,” kata Kadhimi setelah mengadakan pertemuan luar biasa Dewan Menteri di Baghdad sebagaimana dilansir dari laman kantor berita Anadolu, Senin (8/11/2021).
Langkah-langkah keamanan di sekitar Zona Hijau dan titik-titik lain di ibukota Irak telah ditingkatkan dengan pengerahan militer.
Kadhimi lolos dari pembunuhan setelah dua drone bermuatan bahan peledak menargetkan rumahnya di Zona Hijau yang dijaga ketat pada Minggu pagi.
Serangan itu menyusul kerusuhan di negara itu atas hasil pemilu baru-baru ini, yang telah menciptakan ketidakpastian atas tugas Kadhimi di puncak kekuasaan.
Laporan mengatakan serangan itu dilakukan oleh pasukan milisi Syiah yang memiliki kedekatan dengan Iran tetapi sejauh ini tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab. (Sumber: kantor berita Anadolu)
Berita Terkait
-
Perdana Menteri Irak Mustafa Al Kadhimi Diserang Drone
-
Teror Serangan Drone Di Rumah PM Irak, Sejumlah Tentara Terluka
-
Suhu Ekstrem di Irak: Lahan Subur Berubah Jadi Gurun
-
Kumpulan Kisah May Purbaningrum TKW Asal Cikeusal, Diancam Dibunuh Hingga Jadi Korban TPPO
-
Kasus TKI Asal Cikeusal Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang di Irak Dikawal BP2MI
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran
-
Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia
-
Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD
-
Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN
-
Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata
-
Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia
-
Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel
-
Kasus ISPA Sempat Naik, Pancoran Perkuat Edukasi Kesehatan Lewat 125 Kader
-
Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman
-
Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia