Suara.com - Ledakan yang terjadi di rumah orang tua rumah aktivis Papua, Veronica Koman terdengar cukup keras, bahkan warga sempat menduga suara tersebut berasal dari kompor yang meledak hingga Ban truk yang bocor.
Hal itu diungkapkan oleh Liman (50), tetangga orang tua Veronica di Jalembar Baru, Jakarta Barat.
Dia mengaku suara ledakan itu terdengar hingga ke rumahnya yang berjarak sekitar 100 meter dari kediaman orang tua Veronica.
"Saya juga tahunya ada ledakan tapi saya enggak tahu itu ada bom segala macem, kami pikirnya itu ledakan kompor gas," ujar Liman saat ditemui wartawan di lokasi Senin (8/11/2021).
Dia pun mengaku suara ledakan terdengar cukup keras sampai dua kali.
"Dua kali ledakannya itu. Ya lumayan (kencang), makanya banyak yang ditanya ditanya gitu (ledakan kompor). Kaget juga saya waktu itu," ujar Liman.
Sementara itu, Caca (30), juga berjarak sekitar 80 meter dari lokasi, juga mengaku suara ledakan terdengar sebanyak dua kali.
"Lumayan kencang. Kalau saya sih mikirnya dari suara ban truk. Enggak kepikiran kalau bom," ujar Caca.
Terpisah, Kapolres Metro Jakarta Bara, Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan dugaan sementara sumber ledakan berasal dari petasan.
Baca Juga: Densus 88 Duga Teror Petasan Terkait Sikap Veronica Koman Terhadap OPM
"Sementara dugaan kuat adalah petasan," ujar Ady saat dihubungi wartawan.
Sebelumnya, ledakan terdengar di kediaman orang tua Veronica Koman di Jelambar Baru Gropet, Jakarta Barat. Peristiwa ini dikabarkan terjadi pada Minggu (7/11/2021) sekira pukul 10.45 WIB. Namun sejauh ini, polisi masih menyelidiki soal peristiwa ledakan tersebut.
Dari penyelidikan sementara, polisi pun menduga pelaku teror itu berjumlah dua orang.
Tag
Berita Terkait
-
Densus 88 Duga Teror Petasan Terkait Sikap Veronica Koman Terhadap OPM
-
Bekas Ledakan Masih Tersisa Di Gerbang Rumah Orang Tua Veronica Koman, Polisi Sisir Lokasi
-
Diduga karena Ungkit Isu HAM Papua, Orang Tua Veronica Koman Juga Sering Diteror
-
Terungkap! Pelaku Teror Di Rumah Orang Tua Veronica Koman Diduga 2 Orang
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Buruh Bersatu Desak Reformasi Total SJSN, Soroti Rendahnya Perlindungan Pekerja
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai