Suara.com - Seorang pengusaha di Inggris memecat istrinya setelah memergokinya menghabiskan Rp 9,5 juta untuk membeli layanan porno.
Menyadur The Sun Kamis (11/11/2021), Nicole Ramsay dipecat suaminya sendiri, Stephen, setelah memergokinya menghabiskan 500 poundsterling (Rp 9,5 juta) untuk layanan online berperingkat X.
Stephen menanggapi temuan istrinya dengan memecatnya, yang dalam keadaan hamil anak keempat pasangan itu pada saat itu.
Perempuan 33 tahun kemudian menggugat suaminya dan berhasil mendapatkan lebih dari 15.000 poundsterling (Rp 287,4 juta) sebagai kompensasi.
Menurut pengadilan, Nicole bekerja untuk bisnis perawatan rumput suaminya di Southend-on-Sea, Essex, sebagai manajer administrasi dan sekretaris perusahaan pada Agustus 2015.
Pada September 2019, ketika dia hamil 31 minggu, Nicole menemukan tiga kuitansi senilai 539,97 poundsterling (Rp 10,3 juta) untuk layanan hiburan dewasa online dalam waktu 23 jam.
Akibat temuan kwitansi tersebut, Nicole sempat berselisih dengan suaminya bahwa memutuskan untuk berpisah.
Keesokan harinya, Nicole bangun dan menemukan suaminya telah mengambil kunci rumahnya dan mengirim pesan teks yang menurutnya penuh pelecehan.
Dalam satu pesan, Ramsay berkata: "Anda tidak diperlukan, tidak seperti Anda melakukan apa pun.
"Kenapa Anda masih bekerja. Saya tidak ingin Anda ada hubungannya dengan itu lagi.
"Setelah semua yang telah Anda lakukan selama beberapa tahun terakhir, Anda tidak pantas mendapatkan apa pun dan jika Anda mencoba, saya akan memastikan bahwa saya tidak memiliki apa pun untuk diberikan kepada Anda."
Nicole terus menjawab panggilan telepon mengenai bisnis secara profesional, tetapi dia kemudian menerima pesan pelecehan dari suaminya tersebut.
Pengadilan mendengar bahwa pesan yang dikirimkan oleh suami Nicole itu mengancam dan kasar.
Dua hari setelah penemuan kuitansi tersebut, kartu bahan bakar perusahaan Nicole dan telepon kantornya juga dihentikan.
Asuransi mobil Nicole yang selalu dibayar oleh perusahaan juga dibatalkan tanpa peringatan dan diperintahkan untuk memilah asuransi baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington
-
Wamendagri: Penyusunan Anggaran Daerah harus Selaras dengan RKPD
-
Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal
-
400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran
-
Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia
-
Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD
-
Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN
-
Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata
-
Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia
-
Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel