Suara.com - Seorang wanita di Connecticut berusia 63 tahun diduga meyakinkan suaminya bahwa dia menderita Alzheimer agar tak dicurigai mencuri uangnya selama 20 tahun.
Menyadur Fox 2 Now Rabu (10/11/2021), Donna Marino total sudah mencuri sekitar USD 600.000 atau setara Rp 8,5 miliar dari suaminya yang berusia 73 tahun.
Pola pencurian yang dilakukan Donna dengan cara menguangkan cek pensiun, pembayaran kompensasi pekerja dan pendapatan Jaminan Sosial.
Polisi menuduh Donna Marino memalsukan tanda tangan suami pada dokumen hukum dan cek sebelum menyetorkan dana ke rekening bank rahasia.
Untuk menutupi jejaknya, ia selalu meyakinkan suaminya bahwa pria itu menderita penyakit Alzheimer atau pikun.
“Pria itu percaya bahwa dia menderita penyakit Alzheimer dan istrinya mencegahnya pergi ke bank yang pada akhirnya menemukan saldo berkurang di rekeningnya,” kata Kapten Joseph M. Murgo, menurut Patch.
Untuk memuluskan aksi istri curi uang suami, Marino memiliki seorang teman yang membuat dokumen hukum yang memberikan kuasa kepadanya untuk suaminya, kata Murgo.
Suami Marino dan putrinya pertama kali pergi ke Departemen Kepolisian New Haven pada Maret 2019 untuk melaporkan pencurian uang sejak 1999.
Putrinya curiga ketika menemukan dokumen keuangan tergeletak di sekitar tempat tinggal mereka, menurut pernyataan tertulis yang diperoleh oleh New Haven Register.
Baca Juga: Viral Suami Ajak Istri Curi Tabung Gas 3 Kg di Palembang
Polisi menangkap Donna Marino setelah dia menyerahkan diri Rabu lalu atas tuduhan pencurian tingkat pertama dan pemalsuan tingkat tiga. Ia juga diduga menggadaikan barang suaminya tanpa izin.
Dia mengatakan menggunakan uang tersebut untuk membantu anggota keluarganya untuk bayar sewa, bahan makanan, dan pembayaran mobil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi