Suara.com - Petugas pemadam kebakaran di Queensland, Australia berhasil mengevakuasi seekor kanguru yang terdampar di atap rumah warga, di Gunung Isa.
Menyadur UPI Minggu (14/11/2021) kanguru itu memang berhasil diselamatkan, tapi bagaimana awalnya ia bisa terdampar di atap rumah masih menjadi misteri.
Petugas pemadam kebakaran Queensland Fire and Emergency Services mengatakan mereka awalnya tak percaya ketika menerima melaporkan seekor kanguru ada di atap rumah.
"Kami pikir itu prank ketika kami mendapat telepon, tapi ketika kami muncul, itu ada di atap," kata petugas pemadam kebakaran Patrick Buck kepada Australian Broadcasting Corp.
Petugas pemadam kebakaran bersiap untuk melakukan penyelamatan untuk menurunkan hewan marsupial itu.
"Kami naik dengan semua tali kekang dan peralatan penyelamatan kami, tetapi begitu kami tiba di sana, dia pergi dari ujung atap dan melompat ke semak-semak," kata Buck kepada News.com.au.
Petugas pemadam kebakaran mengatakan kanguru itu akhirnya pergi sambil meninggalkan misteri. "Kami masih belum tahu bagaimana dia bisa sampai di atap, itu sebuah misteri," kata Buck.
Sementara itu sebelumnya seorang remaja di Australia Selatan membagikan video TikTok yang memperlihatkan koala nangkring di pohon natal di rumahnya.
Hal yang jarang terjadi ini langsung menarik perhatian banyak orang.
Baca Juga: Dituduh Bunuh 14 Kanguru, Dua Remaja di New South Wales Ditangkap Polisi
Menyadur The Guardian Minggu (06/12), Taylah sedang pergi bersama keluarganya di sore hari, sekitar jam 3 sore, ia mengunci pintu dan memastikan anjing mereka tak terkunci di dalam.
Ketika pulang jam 6 sore, Taylah melihat seekor koala di pohon natalnya. "Itu pohon palsu dan sangat tua tapi koala itu masih mencoba memakan daunnya. Aku melihatnya mengunyah tapi dia berhenti ketika menyadari itu plastik."
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
CELIOS: Pemerintah Terlalu Sibuk Jaga Narasi Positif Ekonomi
-
Kedok Alim Tukang Rujak di Kebon Jeruk Runtuh, Diduga Cabuli Anak Tetangga sejak Balita
-
Menhan Soal Kasus Andrie Yunus di Peradilan Militer: Bisa Lebih Berat Hukumannya
-
Berawal dari Titip Anak, Siswi SD di Jakbar Jadi Korban Pencabulan Tetangga Selama 4 Tahun
-
Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!
-
Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?
-
Mensos Gus Ipul Ajak Dema PTKIN se-Indonesia untuk Mensukseskan Sekolah Rakyat
-
Ketua Umum PRIMA: Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Bangkitnya Indonesia Menuju Negara Kerakyatan
-
Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay
-
Pria Misterius Tewas Tertabrakn Kereta di Jagakarsa, Kulit Putih Diduga Usia 25 Tahun