Suara.com - Sebuah botol misterius berlabel 'cacar' ditemukan di freezer sebuah laboratorium milik Merck di Pennsylvania.
Menyadur The Sun Rabu (17/11/2021), 15 botol misterius itu ada di lemari es dengan 10 diberi label sebagai "Vaccinia" dan lima sisanya diberi berlabel "Smalpox" atau cacar yang mematikan.
Yahoo News melaporkan botol-botol itu segera diamankan dan penemuan botol misterius itu membuat lab dikunci.
Cacar dianggap sangat berbahaya sehingga hanya dua laboratorium di dunia yang diizinkan untuk menyimpan sampel virus, dengan satu di Rusia dan yang lainnya di CDC di Atlanta, Georgia.
Para ilmuwan telah berdebat apakah ada sampel cacar yang tersisa karena bahaya yang tidak diketahui yang dapat ditimbulkannya.
Hanya sebagian kecil orang Amerika yang divaksinasi Cacar dan mereka yang memiliki kekebalan akan berkurang.
CDC akan tiba di lokasi untuk mengambil botol dan akan membawanya ke fasilitas lain untuk pengujian. Baik CDC maupun FBI tidak berkomentar secara terbuka.
Cacar pernah menjadi penyakit global umum yang menyebabkan pembuluh darah kecil di kulit, mulut dan tenggorokan terinfeksi dan menyebabkan noda mengerikan yang kemudian menyebar ke seluruh tubuh.
Selama abad ke-20 cacar mengakibatkan 300-400 juta kematian dan pada tahun 1967 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan sekitar 15 juta orang menderita penyakit ini dan dua juta meninggal pada tahun itu.
Baca Juga: Mengenal Cacar Air & Herpes Zoster: Penyakit Berbeda yang Disebabkan oleh Virus Sejenis
Untungnya setelah berbagai kampanye vaksinasi selama abad ke-19 dan ke-20, cacar dianggap telah diberantas secara global pada tahun 1979 oleh WHO.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan